Listrik Byar-Pet, Warga Kota Padang Mengeluh
Minggu, 13 Agu 2006 00:30 WIB
Padang - Kesal, demikian perasaan sebagian besar warga Kota Padang, Sumatera Barat. Sebabnya, telah 3 hari, listrik di daerah mereka sering padam. Kejadian ini terutama dikeluhkan warga yang mengandalkan aliran listrik sebagai lahan mencari nafkah seperti warnet dan wartel. "Kami pengusaha warnet yang membutuhkan listrik mengeluh," ungkap pengusaha warnet Andi kepada detikcom, di Kota Padang, Sabtu (12/8/2006). Andi yang memiliki warnet bernama Manshironet yang terletak di Jl Perintis Kemerdekaan ini menuturkan, pemadaman seharusnya dilakukan bergiliran seperti yang diberitahukan pihak PLN Padang ke berbagai media lokal."Tapi prakteknya itu tidak terbukti. Seenaknya saja PLN memadamkan listrik. Pernah siangnya mati, terus malamnya mati lagi," sesal Andi.Karena listrik sering byar-pet ini, dia mengaku kehilangan banyak penghasilan gara-gara. "Pernah lagi ramai pengunjung, tiba-tiba listrik mati," tambah Andi. Tak hanya itu, akibat keseringan mati mendadak, 3 unit komputer miliknya jadi korban karena hangus prosesornya. "Jadi tidak bisa dipakai lagi," cetusnya.Keluhan pun disampaikan Indra Zainul. Dia mengaku kesal dengan kondisi listrik yang sering mati ini. Ayah 2 anak usia SD ini mengeluh gara-gara listrik mati, anak-anaknya tak bisa mengerjakan pekerjaan rumah (PR) dari sekolahnya. "Saat anak-anak saya mau bikin PR jadi kesulitan karena listrik mati," tandas Indra yang tinggal di kelurahan Air Tawar Timur.
(ndr/)











































