Jalan Gatot Subroto Arah Cawang Macet, Pemotor Terobos Jalur TransJ

ADVERTISEMENT

Jalan Gatot Subroto Arah Cawang Macet, Pemotor Terobos Jalur TransJ

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 03 Feb 2023 18:04 WIB
Kondisi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di Pancoran, arah Cawang pada Jumat (3/2/2023) petang.
Kondisi lalu lintas di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di Pancoran, arah Cawang pada Jumat (3/2/2023) petang. (Mulia Budi/detikcom)
Jakarta -

Kemacetan terjadi di Jalan Gatot Subroto, tepatnya di Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel). Banyak pengemudi motor akhirnya menerobos jalur bus TransJakarta.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (3/2/2023), pukul 17.38 WIB, terjadi kepadatan lalu lintas di Jalan Gatot Subroto arah Cawang. Warga mengeluhkan kondisi macet ini.

Salah satu warga, Renty (30), merasa kemacetan kini semakin parah. Dia mengatakan kemacetan bertambah karena kerap terjadi antrean mobil di pintu masuk Tol Cawang saat jam pulang kantor.

"Iya lebih parah. Tol juga aku lihat lebih padat merayap karena juga jalur TJ kan ada yang searah sama tol, jadi berasa macetnya ke pengguna jalan biasa," kata Renty.

"Kan cawang itu pintunya bersamaan dengan TJ, jadi makin banyak dah tuh mobil macet antre di pintu tol," imbuhnya.

Renty lalu menceritakan pengalamannya terjebak macet saat naik bus TransJakarta di jam pulang kantor. Dia mengaku pernah terjebak macet selama satu jam lantaran padatnya kendaraan dan hujan.

"Satu jam pernah di Kuningan Tebet BUMD karena hujan. Nggak bisa gerak," ujarnya

Dia pun berharap jalur bus TransJakarta tak dilewati pemotor maupun pemobil. Dia menyayangkan banyaknya kendaraan yang menerobos jalur TransJakarta.

"Mungkin jalur TJ ya dibuat khusus saja, jangan masih ada tuh jalur TJ yang terintegrasi atau nyatu sama jalan biasa yang dilewati mobil sama motor," ujarnya.

Selain itu, Renty menilai penerapan sistem kerja dari rumah (WFH) dapat mengurangi kemacetan di Jakarta. Dia berharap pembagian sistem kerja WFH dan kerja dari kantor (WFO) dapat diterapkan kembali.

"Dibuat WFO, WFH aja karena emang Jakarta juta traffic-nya sangat tinggi kayaknya juga dengan kondisi jalan kita udah terlalu berat bebannya," tuturnya.

(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT