Situasi Mimika Masih Panas, 3 Provokator Ditangkap

Situasi Mimika Masih Panas, 3 Provokator Ditangkap

- detikNews
Sabtu, 12 Agu 2006 18:50 WIB
Jakarta - Perang suku kembali pecah. Setelah sempat damai, luka yang baru sembuh itu mulai bernanah lagi. Suku Tengah (Damal) terlibat bentrokan dengan Suku Bawah dan Atas (Dani).Bentrokan terjadi di Kelurahan Kwamki Lama, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, pukul 06.30 WIT, Sabtu (12/8/2006)."Situasi masih panas, 3 provokator yang memicu bentrokan sudah kita tangkap dan ditahan di Polres Mimika," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Kartono, saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/8/2006).Hal ihwal bentrokan muncul karena beberapa orang Suku Damal yang sedang melintas dihadang beberapa orang Suku Dani. Mereka kemudian meminta uang dari orang Suku Damal."Itulah yang memunculkan kesalahpahaman, sehingga terjadi kembali perang antar suku," ujar Kartono.Upaya mendamaikan kedua belah pihak terus diupayakan. Kepala suku masing-masing kelompok pun diperiksa polisi. Tak hanya itu petugas dari Brimob Polda Papua dan pasukan pengendali massa dari Polres Mimika masih berjaga di lokasi. "Kita ingin tahu kenapa ini bisa terjadi lagi. Pihak gereja juga kita minta bantuan mendamaikan," tuturnya.Polisi menduga kejadian ini masih berkaitan dengan peristiwa serupa yang pernah muncul sebelumnya."Mungkin ada faktor lain, kita masih terus menyelidiki. Pertikaian ini juga kemungkinan masih ada kaitan dengan bentrokan yang kemarin," imbuh Kartono.Informasi terakhir yang diperoleh, 4 warga dilaporkan tewas terkena panah. Sementara 2 polisi yakni Brigadir Wilson Latuasan dan Brigadir Nataniel Naga terkena panah di perut dan punggung. Selain itu puluhan warga juga mengalami luka-luka akibat panah dan senapan angin.Pada 3 Agustus lalu, suku-suku yang bertikai telah menjalin kesepakatan damai di hadapan Bupati, Kepala Polres, dan Komandan Kodim Mimika. (ndr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads