Kalla Akui Presiden Terima Surat dari Paus
Sabtu, 12 Agu 2006 17:15 WIB
Jakarta - Pemerintah mengaku mendapat surat dari Paus Benedictus XVI terkait eksekusi Tibo cs. Surat itu akhirnya menjadi salah satu bahan pertimbangan Presiden SBY. Namun, penundaan eksekusi Tibo benar-benar masalah teknis.Selain Paus, pemerintah juga mendapat surat dari uskup dan umat beragama lainnya."Untuk mengenai masalah Tibo tentu banyak sekali surat, dari Paus, uskup dan umat beragama lain. Itu tentu banyak dipertimbangkan oleh presiden," kata Kalla di kediamannya di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (12/8/2006).Namun, menurut Kalla, penundaan ini benar-benar masalah teknis dan untuk lebih menyemarakkan HUT RI ke-61.Tibo cs sedianya akan dieksekusi pada pukul 00.15 Wita, 12 Agustus. Namun eksekusi ditunda atas kesepakatan Polda Sulteng dan Muspida. Eksekusi akan digelar 3 hari setelah perayaan 17 Agustus.
(aan/)











































