Abaikan Resolusi PBB, Israel Terus Gempur Libanon
Sabtu, 12 Agu 2006 14:19 WIB
Beirut - Israel tampaknya tidak peduli dengan resolusi yang dikeluarkan Dewan Keamanan PBB. Buktinya, pasukan Israel didukung oleh tank dan jet-jet tempur terus bergerak menggempur Libanon. "Sejalan dengan keputusan kabinet keamanan pada hari Rabu, pasukan telah melancarkan operasi darat di Libanon Selatan yang diharapkan akan meluas hingga ke Sungai Litani," ujar seorang juru bicara militer Israel seperti dikutip kantor berita AFP, Sabtu (12/8/2006).Jet-jet tempur Israel juga melancarkan serangannya di bagian lain di Libanon. Jalan-jalan menuju Suriah pun dibombardir. Militer Israel juga menghancurkan sebuah pembangkit listrik di Kota Sidon, Libanon Selatan. Menurut kepolisian Libanon, sedikitnya 15 orang tewas atau terluka ketika pesawat tempur Israel membombardir sebuah desa dekat Kota Tyre, Libanon Selatan.Israel bahkan berencana mengerahkan pasukannya hingga sejauh Sungai Litani, yang terletak sekitar 30 kilometer lebih dari perbatasan Libanon-Israel. Langkah ini dilakukan Israel sebagai upaya memberantas gerilyawan Hizbullah.Hizbullah pun tidak mau tinggal diam. Kelompok gerilyawan yang berbasis di Libanon itu menembakkan sekitar 20 roket ke wilayah Israel.Israel kembali melancarkan serangan hanya beberapa jam setelah Dewan Keamanan PBB secara bulat mengadopsi resolusi yang menyerukan penghentian peperangan antara Israel dan Hizbullah. Resolusi 1701 yang digagas Prancis dan AS itu akhirnya disetujui 15 anggota tetap DK PBB setelah berhari-hari menuai perdebatan sengit di PBB mengenai isi teks.Dalam resolusi itu, pasukan Israel juga diserukan untuk mundur dari wilayah Libanon Selatan setelah gencatan senjata. Soal kapan gencatan senjata bisa terwujud, masih menunggu kesepakatan dari Libanon dan Israel.
(ita/)











































