Kecewa Terhadap DK PBB, RI Tidak Pelopori Mosi Tak Percaya
Sabtu, 12 Agu 2006 00:32 WIB
Jakarta -
Meski kecewa berat dengan kegagalan Dewan Keamanan (DK) PBB menyahkan resolusi tegas atas agresi militer Israel ke Palestina dan Libanon, Indonesia tidak memelopori dikeluarkannya mosi tidak percaya.Indonesia dan negara-negara OKI masih berharap proses negoisasi selanjutnya antara Liga Arab dengan AS dan Perancis yang tengah berjalan bisa memberi peluang untuk segera diberlakukannya gencatan senjata dan pembentukan pasukan perdamaian."Tanpa gencatan senjata dan pasukan perdamaian, jadinya seperti sekarang ini. Israel merasa leluasa, merasa dibenarkan tindakan-tindakannya. Maka setiap hari kita saksikan korban-korban berjatuhan," kata Menlu Hasan Wirajuda, di Kantor Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (11/8/2006).Gagalnya pengesahan resolusi, tambah dia, karena AS menggunakan hak veto menolak rumusan. Empat negara lain anggota anggota tetap DK PBB yang sudah menyetujui draf itu, otomatis tidak lagi bisa berbuat apa-apa. Sudah banyak negara yang sebenarnya frustasi dengan struktur yang adil dalam lembaga yang punya mandat memelihara perdamaian dunia itu."Kita frustasi terhadap keadaan, tapi tidak banyak yang bisa dilakukan. Masyarakat internasional lain juga demikian," tutur Menlu kesal.
(fjr/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































