Aksi Penyalaan 1.000 Lilin untuk Tibo cs di Kupang
Jumat, 11 Agu 2006 19:34 WIB
Kupang -
Solidaritas atas eksekusi mati Fabianus Tibo, Dominggus da Silva dan Marinus Riwu terus berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumat (11/8/2006) malam, ribuan warga Kota Kupang, menyalakan seribu lilin di bundaran El Tari, depan Kantor Gubernur NTT. Aksi penyalaan lilin tersebut berlangsung hening, dipimpin Koordinator Justice and Peace Keuskupan Agung Kupang, Romo Maxi Un Bria, dan puluhan biarawati Katolik. Dalam khotbahnya, Romo Maxi mengatakan, terangnya 1.000 lilin kemanusiaan akan tetap menyala di hati Tibo cs, sebagai pengharapan akan tegaknya nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan. "Nyala 1.000 lilin akan tetap bersinar. Cairan lilin akan melumerkan arogansi kekuasaan negeri ini. Apalah artinya menegakkan hukum tetapi mengorbankan hidup manusia. Pengakhiran hidup dengan eksekusi mati tidak akan membunuh jiwa Tibo cs," ujar Romo Maxi. Menurut Romo Maxi, Tuhan yang memberi hidup, Tuhan pula yang mengambilnya kembali.Dalam pernyataan sikapnya, Romo Maxi mendesak pemerintah mengembalikan martabat penegak hukum di Indonesia serta mengungkap para pelaku intelektual kasus Poso I dan II.Pada siang hari tadi, ribuan warga NTT kembali turun ke jalan dan melakukan unjuk rasa menolak rencana eksekusi mati Fabianus Tibo cs itu. Unjuk rasa damai berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Maumere, Gedung DPRD dan Kantor Pengadilan Negeri Maumere. Pimpinan Umat Katolik setempat, Uskup Vinsensius Sensi Potokoa, Pr, bersama ratusan tokoh agama, tokoh masyarakat dan politisi lokal hadir dalam unjuk rasa itu. Mereka mendesak Presiden SBY memberikan grasi dan membebaskan ketiga terpidana mati demi keadilan dan supremasi hukum. "Tibo cs tidak bersalah. Sehingga tidak ada alasan lain, selain membatalkan eksekusi. Berikan waktu untuk mereka bisa memperbaiki kesalahan. Pada waktunya juga mereka akan dipanggil pulang oleh Tuhan, sang pencipta secara terhormat dan bukan dengan cara ditembak mati," kata Uskup Vinsensius.Rencananya, pukul 00.00 WIB, Sabtu (12/8/2006), Tibo cs akan dieksekusi mati di Palu. Belum diketahui secara pasti di mana tempat eksekusi Tibo cs. Tibo cs merupakan terpidana mati dalam kasus kerusuhan di Poso.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































