Ba'asyir Dukung Pengiriman Relawan Perang ke Timteng
Jumat, 11 Agu 2006 16:23 WIB
Solo - Abu Bakar Ba'asyir secara terbuka mendukung pengiriman relawan ke Timur Tengah untuk memerangi Israel. Dalam pemahamannya, tidak ada jalan yang bisa ditempuh ketika menghadapi Israel selain angkat senjata. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi orator utama aksi ribuan umat muslim di Bundaran Gladag, Solo, Jumat (11/8/2006) siang. Ba'asyir menuding adanya kecongkakan dan niat jahat yang berada di benak bangsa Israel terhadap umat muslim sepanjang masa. "Menghadapi Israel tidak diperlukan lagi pena, tidak diperlukan lagi kertas, tidak diperlukan lagi MoU. Satu-satunya jalan menghadapi Israel adalah dengan senjata," teriaknya disambut pekikan takbir para peserta aksi. "Israel harus dihadapi dengan jihad kaum muslimin. Tanpa jihad, Islam tetap hina. Tanpa jihad, Islam tidak akan ada. Ada pun jihad mempersyaratkan para mujahid (pelaku jihad) untuk tidak kecil hati, tidak lemah semangat dan harus pantang menyerah," ujarnya. Massa aksi sekitar 1.500 orang tersebut berasal dari berbagai elemen ormas, organisasi mahasiswa maupun parpol di Solo dan sekitarnya. Massa yang datang dari parpol, antara lain dari PPP dan PKS Solo. Organisasi kampus yang ikut, antara lain HMI Solo, KAMMI Solo BEM STAINMUS dan LDK UNS. Dari ormas, antara lain HTI, MMI, Al-Irsyad, GPK. Massa juga datang dari Pesantren, seperti Jamsaren, Hidayatullah, Ngruki, Al-Kahfi dan lain-lainnya.
(asy/)











































