Ayah Bayi Berkepala Dua Berharap RS Bebaskan Ongkos Perawatan
Jumat, 11 Agu 2006 15:50 WIB
Jakarta - Mulyadi (32), bapak dari Syafitri -- bayi berkepala dua -- mengharapkan RS Pelni membebaskan semua biaya perawatan anak dan istrinya. Saat ini Mulyadi tengah sibuk mengurus surat-surat untuk kepentingan itu."Tadi pagi saya sudah mendatangi RT, RW, kelurahan, Puskesmas dan kecamatan. Tinggal dinas kesehatan saja, tadi nggak sempat," kata Mulyadi saat ditemui detikcom di rumahnya Jl G 1, Rt 03/03, No 25, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (11/8/2006).Mulyadi sendiri bersyukur pelayanan RS Pelni cukup baik. Selama ini dirinya tidak pernah dipersulit untuk mengurus segala sesuatunya.Saat ditemui, Mulyadi tampak tergesa-gesa. Menurut petugas Satpam PT Kekar Plastindo ini, dirinya akan pergi ke kantor. Dia merasa tidak enak karena telah beberapa hari tidak masuk kerja."Sejak tanggal 7 Agustus saya tidak masuk. Ya sekarang ini saya capek banget, semalam saja saya tidur jam 01.00 WIB. Ditambah lagi istri saya nangis terus," ungkap Mulyadi.Koordinasi dengan Dinkes DKIDitemui secara terpisah, Kepala Bagian Humas RS Pelni, Diyah Purwanti, mengatakan sampai Kamis 10 Agustus seluruh biaya perawatan Syafitri ditanggung pihak RS. Saat ini pihaknya tengah mencoba berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengenai biaya perawatan Syafitri selanjutnya."Kami sedang membicarakan dengan Dinkes DKI untuk membebaskan biaya ke depan. Selama surat-surat seperti keterangan tidak mampu dipenuhi, mungkin bisa diusahakan," kata Diyah.
(djo/)











































