Bak Mandi Telan Korban Jiwa, Perkemahan Pramuka Dibubarkan
Jumat, 11 Agu 2006 15:19 WIB
Pelalawan - Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Riau, terpaksa membubarkan kegiatan perkemahan Pramuka menyusul ambruknya bak mandi yang menewaskan 3 pesertanya. "Atas musibah ini kita sudah perintahkan seluruh kegiatan Pramuka dihentikan. Padahal rencananya baru malam ini kegiatan Pramuka dalam rangka ultah Pramuka di Kabupaten Pelalawan akan dibuka. Dan saya sendiri rencananya yang akam membukanya," kata Ketua Pramuka Kabupaten Pelalawan, Rustam Effendi, pada detikcom, Jumat (11/8/2006). Rustam yang juga menjabat Wakil Bupati Pelalawan menjelaskan, kegiatan Pramuka ini melibatkan seluruh anggota Pramuka di 12 kecamatan yang ada di kota itu. Diperkirakan jumlah peserta mencapai 600 orang. "Anak-anak Pramuka itu sendiri sebenarnya baru tiba di bumi perkemahan pada Kamis sore kemarin. Jadi belum ada kegiatan apa pun yang dilakukan di sana. Anak-anak baru tahap mendirikan perkemahan. Rencananya baru malam ini dibuka secara resmi," kata Rustam. Kegiatan Pramuka ini rencananya akan berlangsung 10-14 Agustus. Puncak kegiatan itu baru akan dilaksanakan pada malam penutupan awal pekan depan. "Karena ada musibah dengan meninggalnya tiga anggota Pramuka, akhirnya kita mengambil keputusan untuk dibubarkan. Sebab anak-anak ada yang trauma melihat rekan mereka yang meninggal itu," kata Rustam Effendi. Kendari demikian, puncak ultah Pramuka Kabupaten Pelalawan tetap akan dilaksanakan pada awal pekan depan. Hanya saja lokasinya dipindahkan di ibukota kabupaten, Pangkalan Kerinci. "Namun dalam acara ultah nanti hanya melibatkan ketua Pramuka dari masing-masing kecamatan. Kita tidak melibatkan anak-anak Pramuka lagi," kata Rustam.
(nrl/)











































