Tiga Anggota Pramuka Tewas Ketika Sedang Berwudhu
Jumat, 11 Agu 2006 15:11 WIB
Pekanbaru -
Tak ada seorang pun bisa mengetahui nasib apes yang akan menimpanya. Termasuk tiga anggota Pramuka yang masih belia ini. Mereka tertimpa bak mandi terbuat dari semen beton ketika sedang berwudhu untuk menunaikan salat magrib.Kamis (10/8/20006), saat azan Magrib berkumandang di Bumi Perkemahan Sagara di Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, para anggota Pramuka bergegas ke bak air yang tersedia di sana. Mereka ingin mengambil air sembahyang untuk menunaikan salat magrib. Namun di antaranya ada juga yang tengah mandi. "Namun belum lagi usai mengambil air wudhu tiba-tiba bak mandi itu pecah. Banyak anak-anak Pramuka mengalami luka-luka, tiga orang di antaranya tewas tertimpa bak mandi," kata Wakil Bupati Pelalawan yang juga ketua Pramuka setempat, Rustam Effendi, pada detikcom, Jumat (11/8/2006). Selain tiga orang tewas, tiga anggota saat ini kritis. Dua di antaranya dilarikan ke Pekanbaru. Satu orang lagi menjalani perawatan di rumah sakit Pangkalan Kerinci, ibukota Pelalawan. "Saya barusan dapat kabar, anak Pramuka yang kritis di rumah sakit Pangkalan Kerinci baru saja meninggal. Tapi ini baru kabar yang saya dapat. Saya akan ke rumah sakit untuk melihat kondisi yang sebenarnya," kata Rustam. Dia menyebut, segala biaya yang ditimbulkan atas musibah ini akan menjadi tanggung jawab Pemkab Pelalawan. Pihaknya akan segara mengurus segala biaya yang ditimbulkan termasuk biaya asuransi kematian tiga anggota Pramuka tersebut.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































