Bak Mandi yang Tewaskan Anggota Pramuka Terbuat dari Beton Semen
Jumat, 11 Agu 2006 14:41 WIB
Pelalawan -
Bak mandi yang ambrol dan menimpa 3 anggota Pramuka di Kabupaten Pelalawan-Riau ternyata terbuat dari beton permanen. Jadi bisa dipahami bila bak mandi itu menewaskan dan melukai anggota Pramuka yang ada di bawahnya. Belum diketahui secara pasti mengapa bak mandi itu bisa pecah. "Ketiga korban meninggal baru siang ini dikebumikan usai Jumatan tadi," kata Wakil Bupati Pelalawan, Rustam Effendi, saat dihubungi detikcom, Jumat (11/8/2006). Tiga anggota Pramuka yang tewas sebelumnya diberitakan merupakan siswa SD. Namun Rustam meluruskan, yang benar adalah 2 siswa SD dan 1 siswa SMP.Menurut Rustam yang juga menjabat sebagai Ketua Pramuka Kabupaten Pelalawan, bak mandi itu berukuran 4x4 meter persegi. Namun dia sendiri tidak mengetahui bagaimana bentuk awal bak tersebut. "Tadi malam saya tiba di lokasi pada pukul 02.00 dini hari. Yang saya lihat bak mandi terbuat semen itu sudah hancur. Jadi saya tidak tahu persis bagaimana bentuk bangunan bak mandi di bumi perkemahanaitu," kata Rustam. Dia menjelaskan, bak mandi itu baru saja dibangun pihak kecamatan setempat. Fungsinya sebagai sarana kegiatan di bumi Pramuka. Di sanalah anak-anak Pramuka bisa mengambil air untuk untuk kegiatan perkemahan. "Kami turut berduka atas meninggalnya anak-anak kami itu. Kami dari pemerintah daerah telah menyiapkan sumbangan terhadap keluarga korban. Nantinya sumbangan ini akan diurus pihak Dinas Sosial Kabupaten Pelalawan," kata Rustam.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































