Lumpur Porong Bisa Disulap Jadi Danau Wisata

Lumpur Porong Bisa Disulap Jadi Danau Wisata

- detikNews
Jumat, 11 Agu 2006 13:42 WIB
Jakarta - Peristiwa yang biasa terjadi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak adalah menyemburnya gas dan air formasi. Semburan lumpur jarang terjadi.Bila volume lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, sangat besar hingga tak bisa lagi ditangani, maka tempat itu bisa berubah menjadi danau lumpur."Ini jangan sampai terjadi ya, tetapi bila semua sudah menyerah, maka daerah itu bisa dijadikan tempat pariwisata seperti di Purwodadi," ujar ahli geologi dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta, Eko Teguh Paripurno.Hal itu disampaikan Eko dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (11/8/2006).Dikatakan kandidat doktor MIPA di Universitas Padjadjaran Bandung ini, danau lumpur di Purwodadi terbentuk ketika terjadi retakan alamiah. Lumpur yang keluar semakin banyak dan menjadikan ratusan hektar lahan menjadi danau."Di tengah danau ada titik lumpur basah, sedangkan di pinggir-pinggir danau sudah mengering. Warga sekitar pun lantas beradaptasi. Ada yang membuat garam dan batu bata di pinggir danau," imbuh Eko Teguh.Bedanya, lumpur di Sidoarjo seluruhnya masih basah, dan luapan lumpur terjadi di daerah pemukiman."Bagaimanapun ini adalah tempat belajar menyelesaikan masalah, sebab masalahnya paralel. Tapi semoga tempat itu tidak menjadi monumen kesalahan," harap anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) ini.Penyederhanaan EstimasiBerminggu-minggu warga Porong harus bernafas dalam lumpur. Lumpur yang tak juga surut ini dinilai terjadi karena penyederhanaan estimasi pihak penanganan bencana."Sepertinya sejak semula, estimasi akan lumpur ini terlalu rendah. Sehingga semua tindakan yang diambil selalu meleset, menyusul volume yang semakin bertambah," ujar Eko Teguh.Ditambahkan dia, seharusnya setiap tindakan yang ditempuh memperhatikan data-data daerah pengeboran. Dari data, bisa dilihat tekanan dan kondisi reservoir."Dengan memperhatikan data, bisa diketahui besarnya ancaman manakala air lumpur menyembur. Jadi kan tidak meleset," imbuh penghobi olahraga alam bebas ini.Semburan lumpur adalah masalah yang serius. Sebab lumpur tidak cepat beku, karena material airnya sulit lepas. Berbeda dengan pasir yang cepat melepas air. Akibatnya bila lumpur mengalir ke sungai tidak cepat mengendap. (nvt/)


Berita Terkait