Pencuri Minimarket di Tangsel Ambil Rp 17 Juta, Alibi untuk Anak Sakit Tumor

ADVERTISEMENT

Pencuri Minimarket di Tangsel Ambil Rp 17 Juta, Alibi untuk Anak Sakit Tumor

Adrial Akbar - detikNews
Selasa, 31 Jan 2023 12:08 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Seorang pria berinisial IR (27) mengambil uang dari meja kasir minimarket di kawasan Setu, Tangerang Selatan, sejumlah Rp 17 juta. Pelaku juga sempat diamuk massa setelah melakukan aksinya.

"Kalau untuk dari warga-warga yang mencoba mengamankan pelaku, itu ada sedikit ya (kekerasan). Untuk jumlahnya nominalnya yang diambil oleh pelaku itu sebesar Rp 17 juta," ujar Kapolsek Setu AKP Syabillah Putri Ramadhani, Senin (31/1/2023).

Syabillah mengatakan pelaku sempat mengancam korban dengan sebilah golok. Karena takut, korban hanya diam saja ketika pelaku mengambil uang dari meja kasir.

"Iya mengancam, bahwa 'serahkan uang semua, kalau teriak saya bacok' sambil mengeluarkan golok," katanya.

AKP Syabillah Putri RamadhaniAKP Syabillah Putri Ramadhani (Adrial/detik)

Setelah menggasak uang tersebut, pelaku mencoba melarikan diri. Namun korban menahan pelaku dengan menarik baju dan motornya.

"Setelah dia mengambil uang tersebut sebesar Rp 17 juta, pelaku langsung keluar dari Indomaret, lalu dikejar oleh saksi dan pelapor mencoba menarik baju pelaku dan menarik motor, lalu berhasil dan kita amankan," ucapnya.

Tak lama kemudian, warga berkumpul untuk ikut mengamankan pelaku. Polisi juga langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan pelaku.

"Pelaku satu orang. Untuk barang bukti yang kita amankan itu ada sebilah golok, barang bukti berupa uang Rp 17 juta, dan 1 sepeda motor," sebutnya.

Syabillah mengatakan pelaku hanya beraksi sendirian. Pelaku dikenai Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara.

"Pelaku satu orang. Pasal 365 itu ancaman pidananya 9 tahun," pungkasnya.

Ngaku Anak Sakit Tumor

Dalam unggahan video yang beredar pelaku dikerumuni warga dan hendak dibuka pakaiannya. Sambil menangis, pelaku mengatakan anaknya terkena tumor.

"Anak saya tumor, Pak," kata pelaku.

(dek/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT