3 Anak SD Anggota Pramuka Tewas Tertimpa Bak Mandi
Jumat, 11 Agu 2006 11:13 WIB
Pekanbaru - Bagi anggota Pramuka, berkemah di bumi perkemahan adalah keasyikan tersendiri. Tapi siapa nyana kegiatan kemah yang digelar di Bumi Perkemahan Sagara berubah menjadi jerit tangis.Kegiatan perkemahan itu diikuti oleh anggota Pramuka se-Kabupaten Pelalawan, Riau, berlokasi di Bumi Perkembahan Sagara di Kecamatan Bunut - sekitar 2 jam perjalanan dari ibukota kabupaten di Pangkalan Kerinci. Di perkemahan itu, terdapat bak mandi yang letaknya beberapa meter di atas tanah, ditopang dengan penyangga terbuat kayu. Peserta kemah mandi di bawah bak tersebut lewat saluran air yang mengucur. Pada Kamis 10 Agustus menjelang Magrib, entah apa penyebabnya, penyangga bak mandi itu ambrol. Akibatnya anak-anak SD anggota Pramuka yang ada di dekat bak mandi menjadi korban. Suasana pun menjadi gaduh. Jerit tangis terdengar bersahutan.Setidaknya tiga anak SD tewas seketika, sedang 3 lainnya terluka dan dalam kondisi kritis hingga Jumat (11/8/2006) ini. Mereka yang kritis dirawat di RS Pangkalan Kerinci dan dua lainnya dilarikan ke Pekanbaru. Sedangkan korban tewas merupakan siswa SD di daerah Balam Merah dan siswa SD di Pangkalan Bunut.Informasi ini disampaikan oleh Zulmizan, anggota DPRD Pelalawan dari FPAN, pada detikcom. Zulmizan telah mendapatkan laporan peristiwa ini dari pejabat pemkab setempat. Zulmizan menyebutkan, usai salat Jumat ini, ketiga korban tewas dimakamkan di kampungnya masing-masing. Aparat Pemkab Pelalawan dan polisi juga masih berada di lokasi untuk menyelidiki kasus robohnya bak mandi tersebut.
(nrl/)











































