Laskar MMI Belum Kantongi Visa ke Libanon

Laskar MMI Belum Kantongi Visa ke Libanon

- detikNews
Kamis, 10 Agu 2006 18:18 WIB
Jakarta - 500 laskar Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) hingga kini belum bisa berangkat berjihad ke Libanon dan Palestina. Visa yang mereka tunggu-tunggu dari Kedubes Palestina belum juga keluar."Kita belum berhasil mendapatkan konfirmasi untuk bisa bertemu Dubes Palestina dan Libanon. Jadi visanya juga belum ada," kata Ketua Departemen Data dan Informasi MMI Fauzan Al Anshari kepada detikcom, Kamis (10/8/2006).Menurut Fauzan, memang saat ini ada pernyataan dari pihak Kedubes Libanon yang mengatakan tidak membutuhkan pasukan dari luar. Libanon lebih membutuhkan obat-obatan. "Pertanyaannya adalah Dubesnya dari fraksi apa, Hizbullah atau lainnya. Demikian juga Dubes Palestina dari fraksi Fattah bukan Hammas," jelas Fauzan.Ditambahkan dia, Kepala Biro Politik Hammas telah menyerukan kepada umat Islam dunia agar membantu Palestina dengan dana, senjata maupun mujahid. Mereka juga meminta agar negara-negara Arab membuka pintu akses bagi kelancaran bantuan serta menyerukan memboikot produk Israel."MMI Insya Allah bisa memenuhi dua hal, yakni dana ala kadarnya dan mujahid yang kita siapkan 500 orang," terangnya.Meski demikian, lanjut dia, MMI tidak akan gegabah mengirimkan laskarnya ke medan perang. Sebab saat ini akses masuk ke Libanon sangat sulit. Bahkan relawan kemanusiaan PBB pun sulit menembus, apalagi ada ultimatum dari Israel yang akan menembak mobil yang masuk ke Libanon."Saya kira tujuan deklarasi kita adalah untuk membangunkan negara-negara Arab. Mestinya mereka malu sebagai laki-laki Arab," ujar Fauzan. (san/)



Berita Terkait