8 Korban Sandera Somalia Tak Punya Tiket Pulang ke Indonesia
Kamis, 10 Agu 2006 17:53 WIB
Jakarta -
Dari 9 WNI yang menjadi korban sandera di Somalia, hanya Nursaid yang bisa pulang ke Indonesia, setelah dibebaskan. Sementara 8 orang lainnya tidak bisa pulang ke Indonesia, karena tidak memiliki tiket. Padahal, 8 orang yang disandera saat menjadi anak buah kapal (ABK) Dong Won itu juga merindukan keluarganya yang mencemaskan nasib mereka selama berbulan-bulan. "Yang 8 orang itu juga minta pulang ke Indonesia karena keluarga mereka pada menangis setelah ditelepon. Tapi mereka tak dapat pulang karena tidak ada tiket," ujar Nursaid sedih saat bertemu wartawan di Kantor Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2006).Nursaid berjanji pertama kali yang akan dia lakukan setelah bertemu keluarganya sendiri adalah menemui pihak keluarga rekan-rekan senasib di perantauan itu. "Saya minta maaf tak bisa lama-lama di sini (Jakarta--red), saya harus segera menemui keluarga rekan-rekan itu," ujar Nursaid dengan logat Tegal-nya yang kental.Enam dari delapan korban sandera, merupakan rekan Nursaid yang juga berasal dari Tegal. Mereka adalah Mulyadi, Rianto, Nurul Iman, Wardono, Mohammad Khujer, dan Iswanto. Sedangkan 2 orang lainnya yaitu Tarisno dan Canusi berasal dari Pemalang. Nursaid sendiri mengaku bisa kembali karena bersikukuh minta pulang kepada majikannya. "Saya bilang, saya ingin pulang. Kalau saya balik lagi ke sana, saya takut disandera lagi," ucap Nursaid.
(asy/)










































