Diancam Recall PDIP, Marissa Haque Tak Gentar
Kamis, 10 Agu 2006 17:24 WIB
Jakarta - Meski diancam akan direcall sebagai anggota DPR oleh PDIP karena maju dalam pencalonan Wakil Gubernur Banten mendampingi kader PKS Zulkifliemansyah,artis Marissa Haque mengaku tidak gentar. Bahkan Marissa siap jika harus dipecat dari keanggotaannya sebagai anggota PDIP."Saya ini ikut Pilkada bukan karena uang, tapi ingin membangun Banten dari korupsi yang semakin merajalela dilakukan penguasa Banten. Jadi, saya siapterima risiko apa pun atas keputusan saya itu meski harus dipecat daripartai saya," tutur artis cantik yang sering disapa Icha di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/8/2006).Istri musisi Ikang Fauzi ini bahkan menganggap ancaman tersebut terlalu berlebihan. Marissa menyatakan pertanyaan itu tidak penting untuk dijawab."Biarkan saja mereka berbicara banyak. Lah Ketum PDIP Megawati saja belummengeluarkan keputusannya. Kok mereka sudah bisa mengancam begitu saja.Jadi, mereka itu telah melangkahi Ibu Mega," kata Icha.Tapi, yang jelas, Icha merasa dizalimi dengan ancaman recall dan pemecatan dari partai ini. "Tuhan Maha Tahu siapa yang dizalimi dan membuat kezaliman. Jadi, saya serahkan semuanya kepada Allah dan rakyat yang akan memilih nantinya," ujar dia. Keseriusan Marissa untuk maju menjadi cawagub Banten dari PKS ini juga terlihat dengan bertemu dan meminta restu kepada Sekjen DPP PPP Yunus Yosfiah. "Beliau itu bapak angkat saya, jadi saya harus minta izin dan restu dirinya," ucapnya.Untuk diketahui, ancaman pemecatan Marissa dari PDIP jika tetap ngotot ikut dalam Pilkada Banten sebagai cawagub yang diusung PKS itu dilontarkan Ketua DPD PDIP Banten Jayeng Rana dan Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo.Sebelumnya, Marissa sempat ikut maju di Pilkada Banten sebagai calon gubernur dari PDIP. Tapi, dalam Konferdasus PDIP, Marissa kalah suara dengan Hj Atut Chosiyah, gubernur Banten sekarang.
(asy/)











































