Pemuda Bali Tolak Jihad ke Israel

Pemuda Bali Tolak Jihad ke Israel

- detikNews
Kamis, 10 Agu 2006 16:20 WIB
Denpasar - Pemuda Bali yang tergabung dalam Solidaritas Pemuda Bali untuk Kemanusiaan menolak pengiriman pemuda Indonesia berjihad membantu Libanon melawan Israel. Sikap tersebut disampaikan sekitar 50 orang pemuda saat berunjuk rasa di DPRD Bali, Jalan Dr Kusuma Atmadja, Denpasar, Kamis (10/8/2006). Aksi ini diikuti oleh berbagai ormas Islam, Kristen dan Hindu, di antaranya KNPI, KMHDI Bali, PMKRI, HMI, PMII, GMNI, dan GMKI. Mereka mendatangi DPRD dengan membawa spanduk dan poster yang isinya menolak peperangan dan mengidamkan perdamaian, misalnya "Semaikan keadilan dan cinta kasih di bumi Timur Tengah." "Kami tidak mengutuk Israel atau pun mendukung Libanon, tetapi mengutuk peperangan dan kekerasan yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan," kata Ida Bagus Widnyana dari KNPI dalam orasinya. Sikap menolak perang kian kuat ketika salah seorang anggota DPRD Bali Yohana Zubaidah menawarkan pemuda Bali berangkat membantu Libanon melawan Israel. "Saya harapkan ada umat Islam dari Bali yang berangkat ke Libanon," kata Yohana. Mendengar tawaran tersebut massa berteriak menentang. "Tidak! Kami ingin perdamaian, benci perang. Kami tidak mau berangkat!" Karena ditentang mahasiswa, Yohana menjadi kelabakan. "Tetapi kalau Lebanon terus disudutkan, itu tugas kita," kata Yohana. Namun, mahasiswa pun makin geram. "Tidak. Kita ingin damai. Kita anti kekerasan dan peperangan," teriak massa. Dalam aksinya, pemuda Bali mengatakan bahwa perang Libanon dan Israel memiliki maksud tertentu, yaitu jual beli persenjataan, minyak yang berkedok agama. Mereka juga mendesak PBB mengeluarkan resolusi gencatan senjata, mengirim pasukan perdamaian dan bantuan kemanusiaan serta mengimbau rakyat Indonesia tidak terprovokasi. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads