Mutasi di Mabes TNI, 3 Pangdam dan Danjen Kopassus Diganti

Mutasi di Mabes TNI, 3 Pangdam dan Danjen Kopassus Diganti

- detikNews
Kamis, 10 Agu 2006 14:16 WIB
Jakarta - Gelombang mutasi kembali terjadi di Mabes TNI. Sebanyak 79 perwira tinggi digeser dari jabatannya. Di antaranya 3 Pangdam dan Danjen Kopassus."Mutasi ini sesuai Surat Keputusan Panglima TNI No Skep/192/8/2006 tanggal 9 Agustus 2006," kata Kepala Dinas Penerangan Umum Mabes TNI, Kolonel Ahmad Yani Basuki, kepada wartawan di Hotel Gran Melia, Jl Rasuna Said, Jakarta, Kamis (10/8/2006). Proses mutasi kali ini disebabkan beberapa hal, antara lain promosi kenaikan pangkat dan pergeseran jabatan dan pensiun. Untuk promosi kenaikan pangkat diperoleh oleh 29 orang, masing-masing bintang tiga 1 orang, bintang dua 5 orang, dan bintang satu 23 orang.Mutasi karena pergantian jabatan dengan pangkat setara ada 32 orang, yakni bintang tiga 1 orang, bintang dua 9 orang, dan bintang satu 23 orang. Sedangkan mereka yang pensiun berjumlah 18 orang, yakni bintang tiga 1 orang, bintang dua 4 orang, dan bintang satu 13 orang.Mutasi ini juga menyebabkan pergeseran gerbong jabatan di Mabes TNI. Untuk TNI AD, pergeseran yang ada meliputi Asisten Logistik Kasum TNI kini dijabat Brigjen TNI AB Kusno. Posisi ini sebelumnya dipegang oleh Mayjen TNI Kiswantara yang kini memasuki masa pensiun.Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Sriyanto menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer. Posisi lamanya diisi oleh Mayjen George Toisutta yang sebelumnya menjabat Pangdam Trikora. Pangdam Trikora selanjutnya dijabat Mayjen Zamroni yang saat ini menjabat sebagai Pangdam Udayana. Tempat lama Zamroni ini diisi Mayjen Syaiful Rizal yang sebelumnya memegang posisi sebagai Danjen Kopassus. Jabatan Danjen Kopassus sendiri selanjutnya dipegang Mayjen Rasyid Kurnain, mantan Pangdif I Kostrad.Pergeseran gerbong jabatan juga terjadi di lingkungan TNI AL. Wakil KSAL Laksamana Madya I Wayan Rampeh Argawa memasuki masa pensiun. Posisinya selanjutnya digantikan oleh Laksamana Muda Waldi Murad yang saat ini menjabat sebagai Panglima Armada Timur (Pangarmatim). Posisi Pangarmatim yang ditinggalkan Waldi diisi Laksamana Muda Muklas Rizki yang sebelumnya menjabat Pangarmabar. Jabatan Pangarmabar sendiri kemudian dipegang oleh Laksamana Muda Muryono.Lewat WanjaktiPanglima TNI Marsekal Djoko Suyanto di tempat yang sama mengatakan, mutasi ini merupakan proses yang wajar di tubuh TNI. Hal ini disebabkan oleh berbagai alasan, yakni tour of duty, tour of area/I>, dan pensiun."Mutasi ini juga telah dilakukan lewat proses Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) pada hari Jumat yang lalu," kata Djoko. (djo/)


Berita Terkait