Menlu Larang WNI ke Libanon

Menlu Larang WNI ke Libanon

- detikNews
Kamis, 10 Agu 2006 12:07 WIB
Jakarta - Pemerintah tegas-tegas melarang WNI pergi ke Libanon. Apalagi pemerintah Libanon tidak melayani kedatangan relawan.Larangan itu disampaikan Menlu Hassan Wirajuda usai membuka seminar Membangun Kominitas Asean yang Berpusatkan pada Masyarakat di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Kamis (10/8/2006).Menurut Menlu, ia sudah berulang kali menyatakan bahwa kedutaan RI di Libanon meminta agar seluruh WNI di Libanon mendaftarkan diri agar bisa dievakuasi ke luar Libanon. "Dengan kata lain, pemerintah meminta agar WNI dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan tidak melakukan perjalanan untuk tujuan apa pun ke Libanon," tegasnya.Sampai saat ini, ujar dia, hanya tiga WNI di Libanon yang mendaftarkan diri untuk dievakuasi. Sementara satu WNI lainnya dipastikan sudah meninggal dunia, yakni Maimunah.Hassan menambahkan, berdasarkan edaran yang dikeluarkan pemerintah Libanon dan Suriah, siapa pun yang memberikan bantuan kemanusiaan diminta menyalurkannya lewat nomor rekening Bulan Sabit Merah Libanon atau Suriah."Mereka tidak melayani orang datang, tidak hanya untuk tujuan militer tapi juga kemanusiaan," tegas Hassan.Karena itu Hassan meminta masyarakat tidak gegabah menyampaikan solidaritsanya kepada Libanon. "Kalau jihad itu tidak usah ngomong, dengan bismillah saja sudah jalan. Yang banyak omong itu tidak lebih orang yang cari publikasi," cetusnya.Sementara untuk anggota DPR yang berniat ke Libanon, Hassan tidak bersedia menjawab apakah dilarang pergi atau tidak. "Saya tidak mau menjawab, tanyakan pada anggota DPR saja," katanya sambil tersenyum. (umi/)


Berita Terkait