Eliezer Minta Maaf ke Tunangan Harus Tunda Pernikahan: Tunggu Saya

ADVERTISEMENT

Eliezer Minta Maaf ke Tunangan Harus Tunda Pernikahan: Tunggu Saya

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 19:57 WIB
Jakarta -

Mantan ajudan Ferdy Sambo, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, membacakan nota pembelaan atau pleidoi dalam sidang kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. Eliezer meminta maaf kepada tunangannya karena harus sabar menunda pernikahan.

"Saya juga meminta maaf kepada tunangan saya karena harus bersabar menunda rencana pernikahan kami, walaupun sulit diucapkan tapi saya berterima kasih atas kesabaran dan cinta kasih dan perhatianmu," kata Eliezer saat sidang di PN Jaksel, Rabu (25/1/2023).

Eliezer memohon tunangannya itu bersabar dan menunggu dirinya menjalani proses hukum. Akan tetapi, dengan nada lirih, Eliezer pun mengaku tidak memaksa tunangannya itu menunggu.

"Kalaupun kamu harus menunggu, tunggulah saya menjalani proses hukum ini. Kalaupun lama, saya tidak akan egois dengan memaksa kamu menunggu saya, saya ikhlas apa pun keputusanmu, karena bahagiamu adalah bahagiaku juga," kata Eliezer.

Dituntut 12 Tahun

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu dituntut hukuman 12 tahun penjara di kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir N Yosua Hutabarat. Jaksa meyakini Eliezer melakukan tindak pidana secara bersama-sama merampas nyawa Yosua.

"Menuntut agar supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili perkara ini menyatakan terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana merampas nyawa orang secara bersama-sama" kata jaksa saat membacakan tuntutan di sidang di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Jaksel, Rabu (18/1).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana 12 tahun penjara," imbuhnya.

Eliezer diyakini jaksa melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Lihat juga video 'Puluhan Teman Satu Letting Eliezer di Brimob Hadir Beri Dukungan':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT