Ketua PDIP Sindir Anies soal Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun

ADVERTISEMENT

Ketua PDIP Sindir Anies soal Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun

Gibran Maulana - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 12:32 WIB
Ketua Bidang Industri, Ketenagakerjaa dan Jaminan Sosial DPP PDIP Nusyirwan Soejono.
Nusyirwan Soejono (Dok. pdiperjuangan.id)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono yang melanjutkan sodetan Kali Ciliwung setelah 6 tahun mangkrak karena masalah pembebasan lahan. Ketua Bidang Industri dan Infrastruktur DPP PDIP Nusyirwan Soejono menyindir gubernur sebelum Pj Heru Budi, yaitu Anies Baswedan, soal proyek sodetan Ciliwung.

Nusyirwan menyebutkan masalah dalam proyek sodetan Ciliwung sebenarnya sama dengan proyek strategis lain, yakni pembebasan lahan. Dia mengatakan Anies sepertinya tidak punya kemampuan dalam menyelesaikan masalah di proyek strategis seperti sodetan Ciliwung.

"Dengan masalah umum yang sama dengan proyek strategis lain, yaitu persoalan pembebasan lahan, tetapi untuk proyek sodetan Ciliwung perlu 6 tahun untuk kembali bisa berjalan, rupanya perlu menunggu gubernur DKI berganti," kata Nusyirwan dalam keterangan yang dibagikan kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).

"Tampaknya gubernur sebelumnya tidak punya kemampuan untuk memimpin daerah menyelesaikan masalah-masalah di proyek strategis," ujar Nusyirwan.

Nusyirwan yakin sodetan Ciliwung efektif mengurangi banjir di Jakarta jika sudah rampung. Menurutnya, terbuangnya waktu 6 tahun untuk melanjutkan sodetan Ciliwung merugikan masyarakat.

"Sodetan tersebut penting untuk mengurangi banjir DKI. Tertunda sekian lama tentu merugikan rakyat dan kota Jakarta," kata Nusyirwan.

Jokowi sebelumnya meninjau meninjau proyek pembangunan sodetan Kali Ciliwung, Selasa (24/1). Jokowi mengatakan penanganan banjir di Jakarta harus terintegrasi dari hulu sampai hilir.

"Jadi kita kembali lagi ke Jakarta, ke banjir Jakarta. Kita tahu penanganan banjir Jakarta harus dari hulu sampe ke hilir. Di hulunya sudah kemarin selesai. Di Bendungan Ciawi, kemudian Bendungan Sukamahi sudah di atas," kata Jokowi.

"Di bawah sudah sampai Jakarta masih ada masalah, sekarang juga sebentar lagi akan selesai, mungkin April insyaallah sudah selesai sodetan Ciliwung yang sudah berhenti enam tahun," ujarnya.

Pembelaan NasDem

NasDem yang kini mengusung Anies Baswedan untuk pentas Pilpres 2024 memberikan pembelaan soal permasalahan proyek sodetan Ciliwung. NasDem menilai proses pembebasan lahan bukan hal mudah karena mesti mengutamakan unsur kehati-hatian.

"Kan sebelum Pak Heru sudah ada proses. Saya kira gini, kalau masalah pembebasan lahan semuanya berproses dari, karena kan saya ngikuti kan di Komisi D, artinya gini, masalah bebasin lahan bukan hal gampang, karena harus ada proses yang dilalui," kata anggota DPRD DKI Jakarta dari F-NasDem, Nova Harivan Paloh, saat dihubungi, Selasa (24/1/2023).

Adapun proses pembebasan lahan yang dimaksud Nova dari musyawarah, mencapai kesepakatan nilai ganti rugi, hingga memeriksa keabsahan sertifikat tanah pemilik lahan. Tak hanya di sodetan Ciliwung, masalah pembebasan lahan, menurut dia, terjadi di area normalisasi Kali Ciliwung lainnya, salah satunya di Rawajati, Jakarta Selatan.

"Kayak misalnya di Rawajati ada beberapa lahan yang belum bebas kan karena masih ada kendala. Artinya memang harus ada proses kehati-hatian dalam pembebasan lahan," ujar Nova.

Lihat Video: Kagetnya Jokowi Sodetan Ciliwung yang Mangkrak 6 Tahun Kini Lanjut Lagi

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT