Terbongkar Sosok Misterius di Kematian Siti Korban Serial Killer

ADVERTISEMENT

Terbongkar Sosok Misterius di Kematian Siti Korban Serial Killer

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Jan 2023 06:42 WIB
Foto Siti semasa hidup.
Siti korban serial killer semasa hidup (Hakim Ghani/detikJabar)
Jakarta -

Sejumlah fakta baru terungkap di balik kematian para korban serial killer Wowon cs di Bekasi hingga Cianjur, Jawa Barat. Terbaru, polisi mengungkap sosok wanita bernama 'Nonik' yang sempat terjun ke laut di perairan Bali bersama korban Siti Fatimah.

Siti Fatimah diketahui tewas setelah 'terjun' dari atas KM Marina di perairan Bali pada 2021. Saat itu, Siti terjun bersama seorang perempuan yang mengaku bernama Nonik, namun ia selamat.


Nonik Ternyata Noneng Istri Pertama Wowon

Usut punya usut, Nonik ini ternyata adalah Noneng atau mertua Wowon. Noneng juga diketahui telah tewas dibunuh dan jasadnya dikubur bersama anaknya, Wiwin (istri pertama Wowon), di kontrakan milik Solihin alias Duloh di Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat.

"Nonik itu ya Noneng," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga saat dihubungi detikcom, Selasa (24/1).

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki HaryadiDirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi (Foto: dok. Istimewa)

Dalam pemeriksaan di kepolisian, tersangka Duloh membangun narasi bahwa Siti tewas didorong ke laut oleh Noneng atas perintah Wowon.

"Ini sedang kami dalami lagi, apakah diceburkan atau dua-duanya (Siti dan Noneng) diceburin. Kami masih mendalami keterangan tersangka," kata Panji.


Hasutan 'Aki Banyu' untuk Terjun ke Laut

Wowon Erawan alias Aki (60) membuat sosok fiktif bernama 'Aki Banyu' dalam pembunuhan berantai ini. Sosok Aki Banyu ini yang seolah-olah memerintahkan korban untuk menceburkan diri ke laut demi mencapai kesuksesan.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan salah satu saksi yang hampir menjadi korban bercerita diperintahkan Aki Banyu, yang tak lain adalah Wowon, untuk menyeberang laut dan berdiri di pinggiran kapal. Saksi tersebut batal melakukan hal tersebut karena curiga akan didorong ke laut.

"Kemudian, untuk meraih kesuksesan, harus menyeberang ke laut. Tapi salah satu saksi ada yang menyampaikan 'pada saat itu saya disuruh di pinggir kapal-kapal, saya curiga akan didorong ke laut'," kata Hengki kepada wartawan, Selasa (24/1/2023).

Saat dimintai konfirmasi dalam pemeriksaan, kepada penyidik Wowon mengaku meminta para korban terjun ke laut agar sukses.

"Ternyata saat kita konfirmasi ke Tersangka benar 'Saya memerintahkan, bila ingin sukses, harus nyemplung ke laut'," ujarnya.

"Jadi, kalau itu sudah dibawa ke sana, itu salah satu modus pembunuhan yang akan dipraktikkan oleh kelompok ini dengan cara menghasut untuk terjun ke laut," imbuhnya.

Dua korban yang merupakan tenaga kerja wanita (TKW) adalah Siti dan Noneng alias Nonik. Keduanya 'nyebur' ke laut, salah satunya Noneng selamat, namun akhirnya dibunuh oleh Wowon cs.

"Nah, ini yang jadi tanda tanya kok nurut saja? Termasuk yang kami dalami saat ini ternyata yang ada di Bali itu terjun ke laut bukan hanya Siti, namun juga Noneng dan ini hasil konfirmasi kami dengan Polres Karang Asem. Kita terima laporan ternyata yang masuk ada dua," jelas Hengki.

Baca cerita keluarga di halaman selanjutnya....

Lihat Video: Makam Siti Korban Wowon cs Dibongkar, Jasad Dibawa ke RS Kramat Jati

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT