Boleh Pergi Berjihad, Asal Tidak Repotkan Hizbullah
Rabu, 09 Agu 2006 09:13 WIB
Jakarta - Relawan-relawan yang akan pergi berjihad ke Libanon sebaiknya mempersiapkan dirinya baik-baik. Karena jangan sampai ketika mereka tiba di Libanon, justru merepotkan pihak Hizbullah."Mereka perlu tahu medan, senjata, dan fisiknya harus siap. Jangan nanti malah membahayakan diri sendiri dan merepotkan pihak Hizbullah," kata pengamat Timur Tengah asal LIPI Hamdan Bashar saat dihubungi detikcom, Rabu (9/8/2006).Menurutnya, pemerintah tidak usah melarang para relawan itu untuk pergi ke Libanon. Karena itu keputusan itu adalah hak mereka untuk membela kepentingannya."Itu kan bentuk simpati dari mereka. Dan perlu dihargai. Kalau ada yang berangkat jangan dilarang," ujarnya.Sebenarnya, lanjutnya, dukungan terhadap Libanon dapat dilakukan selain dengan pergi ke negara tersebut. Yakni dengan memboikot barang-barang keluaran negara pendukung Israel."Selain berjihad kan ada cara lain. Seperti momboikot produksi Amerika Serikat. Selain itu kan ada keuntungannya, kita bisa konsumsi produksi dalam negeri," tandasnya.
(ary/)











































