Aksi Mogok Makan Mahasiswa UIN Akan Digusur

Aksi Mogok Makan Mahasiswa UIN Akan Digusur

- detikNews
Rabu, 09 Agu 2006 00:52 WIB
Pekanbaru - Aksi mogok makan yang dilakukan lima mahasiswa UIN sudah berlangsung 2 hari ini. Mereka melakukan aksinya di depan gedung DPRD RIau, Jl jenderal sudirman, Pekanbaru. Namun sampai saat ini 20 anggota satpol PP memaksa mahasiswa yang tidur di dalam tenda untuk segera hengkang. Perintah ini sehubungan besok pagi pukul 08.00 WIB akan dilaksanakan peringatan hari jadi Provinsi Riau yang ke-49. Sementara malam ini sejumlah bingkai ucapan selamat HUT Riau sudah berjejer di halaman gedung DPRD Riau. Di lain pihak, mahasiswa sampai saat ini masih tetap bertahan di depan pintu pagar dengan tenda plastik berwarna kuning. Di dalamnya terdapat lima mahasiswa yang melakukan aksi mogok makan. Di antaranya 3 laki-laki dan 2 perempuan yang baru saja manjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Pekanbaru. Disamping 5 mahasiswa terkapar, rekan-rekannya yang lain sedang melakukan negosiasi meminta bertahan sampai pelaksanaan HUT Riau. Menurut Rodi (20), sebenarnya aksi mogok makan ini terkait jurusan perpajakan D-3 yang dibuka UIN mulai tahun 2004 ternyata tidak terdaftar di Dirjen Dikti. Artinya jurusan tersebut sama sekali tidak terdaftar sebagai salah satu jurusan resmi di kampus tersebut. Padahal setiap semester mereka tetap dipungut pihak rektorat sebesar Rp 1.050.000. "Aksi protes ini sudah pernah dilakukan di kampus UIN, namun tidak pernah mendapat tanggapan dari rektor," ujar Rodi. Dengan tidak jelasnya sikap rektorat, lanjutnya, mereka pernah memberikan alternatif kepada rektor agar 28 mahasiswa D3 jurusan tersebut lebih baik keluar dari UIN dan dipindahkan ke kampus lain. Dengan persyaratan segala biaya yang dikeluarkan ditanggung oleh pihak universitas. Sikap keras yang tidak jelas ini, memaksa mereka membuat aksi mogok makan di halaman DPRD Riau. Mereka juga sebelumnya mengadukan ke DPRD tapi tidak mendapat solusi. "Kami akan tetap bertahan sampai besok pagi. Sampai tuntutan dikabulkan," tandasnya. (ary/)



Berita Terkait