Buka Pendaftaran Jihad, Polisi Hilir Mudik di Kantor MMI
Selasa, 08 Agu 2006 21:40 WIB
Jakarta - Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) wilayah DKI Jakarta tidak mau ketinggalan untuk membuka pendaftaran jihad ke Libanon. Namun polisi mendadak sibuk hilir mudik ke kantor MMI.Saat detikcom tiba di kantor MMI pada pukul 17.30 WIB, Selasa (8/8/2006) terlihat 2 polisi sudah tiba di kantor yang terltak di Jl Pahlawan No 2, Kampung Baru Sukabumi, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 2 Polisi, yang salah satunya berpakaian preman itu berasal Pos Polisi Pengumben.Ketua Departemen Dakwah MMI wilayah DKI Jakarta Nanang Ainurrofiq terlihat dengan sabar meladeni pertanyaan dari para polisi ini. Mereka bertanya seputar jumlah pendaftar, kapan akan berangkat, dan lain-lain."Sudah 100 yang mendaftar. Dari seputar Jakarta. Nanti ada seleksi lagi. Kalau mau, polisi bantu seleksinya," ujar Nanang sembari bercanda.Nanang mejelaskan di Kantor MMI yang brlantai 2 itu hanya dijadikan sebagai posko pendaftaran Setelah mendaftar, para calon mujahid tidak ditampung di suatu tempat. Dan nantinya jika jadwal seleksi selesai, mereka akan kembali dihubungi. Usai memperoleh keterangan yang cukup, 2 polisi ini pulang usai azan Magrib. Namun baru saja sekitar 6 anggota MMI menunaikan ibadah salat, seorang anggota Polsek Kebon Jeruk sudah menunggu Nanang.Nanang pun mengulangi lagi penjelasannya dari awal kepada anggota polisi yang berpakaian preman itu. Puas bertanya polisi itu pun lantas pergi. "Mungkin nanti yang datang dari Polres Jakarta Barat," ujar Nanang kepada detikcom. Melihat aksi polisi di kantornya itu, Nanang mengaku tidak masalah. "Biasa saja. Kita organisasi terbuka. Orang bebas datang dan bertanya apa saja," imbuhnya.Rencananya, delegasi MMI DKI Jakarta akan ke Kedubes Palestina pada Rabu (9/8) pukul 09.00 WIB. Mereka akan meminta akses untuk pergi ke Palestina. "Libanon juga nanti kita coba. Kita lihat mana yang nanti lebih memungkinkan," tandasnya.
(ary/)











































