Ini Motif Pelaku Bunuh TKA China Pakai Ekskavator di Sulut

ADVERTISEMENT

Ini Motif Pelaku Bunuh TKA China Pakai Ekskavator di Sulut

Trisno Mais - detikNews
Rabu, 18 Jan 2023 15:08 WIB
Polisi menangkap pelaku pembunuhan TKA asal China di Minahasa Tenggara, Sulut menggunakan ekskavator.
Rilis polisi soal pembunuhan TKA China di Sulut (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Tenaga kerja asing (TKA) asal China bernama Wang Zanbiao di Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut), tewas dibunuh pakai ekskavator. Polisi mengungkap kronologi pembunuhan itu.

Dilansir detikSulsel, Rabu (18/1/2023), Kabid Humas Polda Sulut Kombes Jules Abraham Abast dalam mengatakan kejadian bermula ketika tersangka MP sedang mengoperasikan ekskavator di perkebunan Alason, Kabupaten Mitra, Sulut, pada Minggu (15/1), sekitar pukul 20.00 Wita. Saat itu korban mendatangi tersangka yang berada di tempat pengisian bahan bakar minyak (BBM).

"Setelah di tempat pengisian BBM, korban mendekati tersangka dan dengan menggunakan isyarat anggukan kepala, bermaksud menanyakan kepada tersangka, apa yang akan dilakukan," kata Jules.

Kemudian, korban dari jarak sekitar 40 meter, dengan menggunakan isyarat tangan, meminta tersangka berhenti beraktivitas dan memarkirkan alat berat tersebut. Kemudian, tersangka turun ke tempat pengisian BBM menuju korban.

"Lalu, tersangka membalas dengan menggunakan isyarat tangan, akan mengisi BBM. Korban pun mengisyaratkan tidak usah diisi BBM dan meminta agar alat berat langsung diparkir. Selanjutnya, tersangka mengangkat ibu jari, pertanda oke," terang Jules.

Namun penyampaian korban tersebut diduga membuat tersangka merasa sakit hati. Setelah itu korban menuju arah kanan ekskavator, sedangkan tersangka kembali menaiki alat berat tersebut, lalu menghidupkan mesin. Tersangka kemudian menghidupkan ekskavator dan terjadilah pembunuhan menggunakan alat berat itu.

Simak selengkapnya di sini.

Saksikan juga 'Kapolri Pastikan Bentrokan di PT GNI Bukan gegara Viral TKA Pukul TKI':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT