Pemerintah Diminta Prioritaskan Pembangunan Irjabar
Selasa, 08 Agu 2006 16:57 WIB
Manokwari - Sebagai provinsi termuda, pembangunan Irjabar belum merata. Bahkan antar kabupaten pun belum ada jalan darat yang menghubungkan karena minimnya dana."Setelah kami dilantik, Irjabar harus dibangun karena antara kabupaten yang satu dengan kabupaten yang lain masih belum ada jalan yang menghubungkan. Sampai kini tidak ada jalur darat yang dibangun karena minimnya dana dan beratnya geografi," kata Wakil Gubernur Irjabar Rahimin Katjong.Hal ini disampaikan Rahimin dalam pertemuan dengan Tim Kunjungan Kerja Lintas Komisi yang diketuai Zaenal Ma'arif di Gedung DPRD Irian Jaya Barat, Manokwari, Irjabar, Selasa (8/8/2006).Oleh karena itu, menurut dia, Pemprov Irjabar memprioritaskan pembangunan pelabuhan dan bandara perintis untuk menghubungkan masing-masing kabupaten dan mengoptimalkan perekonomian masyarakat."Kami berharap Tim Kunjungan Kerja Lintas Komisi dapat menyampaikan tuntutan tersebut agar segera dapat direspons pemerintah," ujarnya.Wakil Ketua DPRD Irjabar Ismail menambahkan, APBD Irjabar tahun 2006 sebesar Rp 512 miliar, namun tidak cukup mengembangkan provinsi termuda ini."Kami minta pemerintah pusat memperhatikan pembanguan provinsi ini," kata Ismail.Menanggapi hal itu, Zaenal berjanji akan menyampaikan aspirasi DPRD Irjabar dan Pemprov Irjabar kepada pemerintah."Kalau perlu akan segera dipanggil untuk rapat membahas pembangunan. Daerah ini juga potensial untuk pariwisata," ujar Zaenal.
(aan/)











































