Pemberangkatan 500 Mujahidin ke Libanon Tunggu Keluarnya Visa
Selasa, 08 Agu 2006 12:40 WIB
Jakarta - Sebanyak 500 mujahidin asal Laskar Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) menyatakan siap diberangkatkan berjihad ke Libanon untuk memerangi Israel. Keberangkatan mereka tinggal menunggu visa dari Kedubes Palestina."Insya Allah 500 mujahidin dari 10 tempat di Indonesia akan diberangkatkan dalam waktu dekat ke Libanon sambil menunggu visa yang akan diberikan oleh Kedubes Palestina," kata Ketua Departemen Data dan Informasi MMI Fauzan Al Ashari di Sekretariat MMI, Jalan Pahlawan No 2, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (8/8/2006).Fauzan menambahkan, pihaknya merencanakan untuk segera menemui Kedubes Palestina untuk membicarakan visa yang telah dijanjikan oleh kedubes tersebut. "Mudah-mudahan besok kita secara formal akan menuju Kedubes Palestina untuk meminta kuota visa untuk diberangkatkan ke Libanon," ujarnya.Dia menjelaskan bahwa dari 500 mujahidin yang akan diberangkatkan ke Libanon telah dipersiapkan baik fisik maupun mental. "Fisik untuk menjaga kesehatan para mujahidin dan kemampuan spriritual seperti aqidah yaitu bersih dari syirik dan ibadah bersih dari bid'ah (amalan yang tidak pernah dicontohkan Nabi). Serta untuk mengantisipasi adanya penyelundup dari agen AS yang berkeliaran di Indonesia," beber Fauzan.Saat ini puluhan mujahidin telah bersiap di Sekretariat MMI Jakarta. Mereka kebanyakan menggunakan baju gamis dan rompi bertuliskan MMI. Mereka mengenakan surban yang hanya terlihat matanya.Dalam kesempatan itu MMI mengeluarkan pernyataan sikap yang intinya mendukung sikap pemerintah Indonesia yang menolak melakukan pembicaraan dengan Israel hingga dihentikannya agresi ke Libanon dan Palestina. MMI juga meminta pemerintah untuk menfasilitasi pengiriman mujahid ke Libanon dan Palestina.
(san/)











































