Said Iqbal: Partai Buruh Bukan Komunis, Akan Jadi Penyeimbang Parlemen

Said Iqbal: Partai Buruh Bukan Komunis, Akan Jadi Penyeimbang Parlemen

Devi Puspitasari - detikNews
Minggu, 15 Jan 2023 13:08 WIB
Presiden Partai Buruh Said Iqbal
Presiden Partai Buruh Said Iqbal. (Devi Puspitasari/detikcom)
Jakarta -

Presiden Partai Buruh Said Iqbal menepis bahwa partainya beraliran komunis. Dia menegaskan partai buruh berasaskan Pancasila.

"Partai buruh bukan partai komunis. Partai buruh adalah partai ideologi dan berasas Pancasila, bertitik tumpu kemanusiaan yang adil dan beradab dan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia. Tapi kami tuangkan dalam welfare state negara sejahtera," kata Said Iqbal dalam konferensi pers di Hotel Ciputra, Jakbar, Minggu (15/1/2023).

Dia menuturkan kehadiran Partai Buruh bertujuan menjadi penyeimbang di parlemen. "Sikap partai buruh jelas, partai buruh akan hadir menjadi penyeimbang di parlemen," tutur Iqbal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soal sosok capres dan cawapres usungan partainya, Iqbal menjelaskan akan membahas mekanismenya lebih dahulu. Mekanisme yang dimaksud, imbuh Iqbal, antara lain konvensi capres dan nama-nama capres yang diusung dari berbagai daerah untuk diserap aspirasinya.

"Partai akan mempersoalkan pertama mekanismenya dulu. Mekanismenya itu konvensi calon presiden, dan yang kedua nama yang muncul dari daerah-daerah diserap aspirasinya apa, Dan inilah yang akan kita diskusikan," terang Iqbal.

ADVERTISEMENT

Oleh sebab itu, Iqbal mengaku saat ini belum bisa mengumumkan nama capres dan cawapres yang diusung Partai Buruh. Iqbal menyampaikan partainya juga selektif dalam memilih.

"Oleh karena itu, kami belum bisa menyatakan siapa nama-nama itu. Karena kami harus melalui mekanismenya. Dan yang kedua orangnya, yang ketiga kita harus ambil calon presiden alternatif. Banyak tokoh-tokoh baik yang tidak bisa untuk muncul," pungkas Iqbal.

(aud/aud)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads