Serangan Israel ke Lebanon Ancam Pengiriman Bantuan UNHCR
Selasa, 08 Agu 2006 00:48 WIB
Tyre -
Pemberian bantuan kepada ratusan ribu pengungsi Lebanon terhambat oleh gencarnya serangan militer Israel. Komisi PBB untuk Pengungsi atau UNHCR pun menyatakan tidak bisa bekerja dengan tenang, karena merasa terancam."Kami tidak dapat bekerja dibawah resiko keamanan seperti ini, dimana penduduk sipil yang tidak bersalah terbunuh disekitar kami," ungkap UNHCR dalam sebuah pernyataannya, seperti dilansir dari AFP, Senin (7/8/2006).Hal itu dikatakan dia setelah dua penumpang mobil tak jauh dari konvoi 15 truk pengirim bantuan dari UNHCR ke Tyre, Lebanon, dibom oleh Israel.Hambatan serius pengiriman bantuan adalah rusaknya jalan dan jembatan akibat serangan Israel."Kami butuh akses itu agar dapat mengalirkan bantuan sehingga kami bisa segera mendistribusikannya kepada warga. Koridor kemanusiaan ini sangatlah penting bagi kegiatan UNHCR," imbuh UNHCR.Akibat serangan Israel, hampir satu juta warga Lebanon telah meninggalkan rumahnya menuju kawasan yang lebih aman. Para warga sangat membutuhkan bantuan air, sanitasi, alas tidur, dan bantal.
(nvt/)










































