SBY Akui Masih Banyak Program Reformasi yang Belum Tercapai

SBY Akui Masih Banyak Program Reformasi yang Belum Tercapai

- detikNews
Senin, 07 Agu 2006 19:11 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui belum semua capaian program reformasi dan rekonstruksi ekonomi pascakrisis berhasil dipenuhi. Presiden mengajak semua pihak terbuka menerimanya sambil terus membuat perbaikan."Memahami, mengerti dan mengakui ada yang berhasil kita capai dan ada yang belum adalah bentuk sikap kita jujur dan terbuka seraya terus melakukan langkah ke depan untuk mencapai sasaran," kata Presiden SBY dalam peresmian pembukaan Rakornas Bionergi, Revitalisasi Pendidikan dan Penanganan Bencana di Hotel Sahid, Jakarta, Senin (7/8/2006).Selama dua tahun pemerintahan kabinet Indonesia Bersatu sebenarnya cukup banyak target-target yang telah tercapai terutama di sektor keamanan dan pertahanan yang terbukti dengan stabilitas nasional sepanjang kurun waktu tersebut.Namun di sektor ekonomi, Presiden mengakui masih ada program reformasi dan rekonstruksi ekonomi pascakrisis tahun 1998 yang belum bisa dicapai. Hal ini dikarenakan faktor-faktor internal yang tidak bisa dihindari oleh pemerintah.Pertama adalah melonjaknya harga minyak dunia yang membawa berbagai implikasi dalam kegiatan ekonomi di dalam negeri. Kedua, rentetan bencana alam yang terjadi hampir seluruh wilayah Tanah Air. Proses penanganan pascabencana sebanyak itu membutuhkan dana yang tidak sedikit."Dalam keadaan seperti itu dan dinamika ekonomi global hendaknya kita melanjutkan reformasi dan rekonstruksi pascakrisis tadi," kata Presiden memberi motivasi kepada kepala daerah yang hadir dalam Rakornas itu. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads