Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri Sekadar Bagi-bagi Jatah

Kunjungan Kerja DPR ke Luar Negeri Sekadar Bagi-bagi Jatah

- detikNews
Senin, 07 Agu 2006 16:48 WIB
Jakarta - Kunjungan DPR ke sejumlah negara menuai kecaman. Kunjungan itu dinilai tidak lebih dari sekadar bagi-bagi jatah untuk anggota DPR."Dari 24 pansus yang akan berangkat, misalnya, mayoritas di antaranya terlihat tidak memiliki dasar dan urgensi yang signifikan untuk diberangkatkan ke luar negeri," kata Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti, dalam jumpa pers di ruang pers DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/8/2006).Hadir dalam jumpa pers itu 32 perwakilan LSM yang tergabung dalam Paguyuban Pemilih Indonesia (PaPeI). Salah satunya yang hadir itu adalah Hendra Sibuea, Direktur Koalisi Masyarakat untuk Pengawasan Pemerintahan yang Baik dan Bersih. Ray Rangkuti menilai pemenuhan kebutuhan studi bagi kalangan anggota dewan sebetulnya dapat dilakukan dengan mempergunakan kecanggihan teknologi dan alat komunikasi. "Kalau anggota DPR rajin buka internet tidak perlu melakukan kunjungan ke luar negeri segala," ujar dia.Kebijakan DPR tersebut dinilainya menggambarkan betapa rendahnya perspektif etika dan moralitas di lingkungan legislatif.Dalam paparannya, Ray menyoroti pentingnya pengesahan anggaran yang dilakukan masyarakat, tidak hanya pada badan legislatif di tingkat pusat tetapi juga di tingkat daerah. Dengan begitu pengalokasian dana dalam jumlah puluhan miliar dapat diketahui peruntukannya dengan baik.Ray juga mendesak anggota dewan merevisi anggaran dan membatalkan anggaran perjalanan dinas ke luar negeri. (san/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads