5 Anggota Komisi I Akan ke India

5 Anggota Komisi I Akan ke India

- detikNews
Senin, 07 Agu 2006 15:08 WIB
Jakarta - Di tengah kencangnya sorotan terhadap kunjungan anggota DPR ke luar negeri, 5 anggota Komisi I DPR akan mengunjungi India. Kunjungan itu akan dilakukan pada 11-15 Agustus 2006."Ini sudah kita putuskan pada rapat interen Komisi I pada Mei lalu, sehingga kunjungan ini sesuai dengan mekanisme yang ada," ujar Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/8/2006).Alasan kunjungan ini kerena India merupakan negara yang pesat dalam pertumbuhan ekonominya. Kunjungan ini juga untuk mempererat hubungan antara kedua negara. Isu lain yang akan dikembangkan adalah terkait isu nuklir yang rencananya akan dikembangkan oleh Indonesia."Rencananya kita akan meninjau industri pertahanan di sana," ujar Theo.Kunjungan ini akan menggunakan anggaran sebesar US$ 11.705 atau sekitar Rp 100 juta. Anggaran itu sudah termasuk biaya pesawat bagi 5 anggota DPR masing-masing US$ 1.135 dan US$ 850 untuk pesawat bagi staf.Keberangkatan ke India akan dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR Amris Hasan. Sementara anggota yang akan ikut antara lain Tosari Wijaya dan Afiuddin Thayib.Kunjungan ke IranPada kesempatan sama Theo juga mengklarifikasi kunjungan 5 anggota Komisi I ke Iran pada 24-28 Juli lalu. Dijelaskan dia kunjungan yang menghabiskan anggaran US$ 17.530 itu telah diprogramkan dan direncanakan sejak lama sehingga kegiatan ini didukung oleh anggaran Komisi I."Ini sebagai bagian dari tugas pengawasan DPR. Di sana tim DPR telah menemui Menteri Pertahanan Iran dan juga mengunjungi industri pertahanan. Ini sebagai bagian tugas Komisi I di bidang pertahanan," ujar dia.Theo juga menjelaskan alasan dipilihnya Iran sebagai negara tujuan karena Iran adalah negara berkembang yang saat ini tengah menghadapi persoalan dan tantangan secara global. "Kepada mereka kita juga perlu belajar," tandasnya.Mengenai keberangkatan ke Iran yang didampingi istri mereka, Theo menilai sebagai hal yang sah. DPR sama sekali tidak menganggarkan anggaran bagi istri anggota dewan. "Mengajak istri tidak dilarang asal tidak mengunakan anggaran negara," ujar dia.Theo berharap masyarakat tidak menilai negatif setiap kunjungan yang dilakukan anggota DPR ke luar negeri. "Tidak semua kunjungan itu dilakukan untuk jalan-jalan atau pelesir. Kalau itu untuk pelesir silakan dipersoalkan. Tapi kalau tidak ya jangan dipersoalkan," tegas Theo L Sambuaga. (san/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads