Korban Gusuran Mangga Besar
Maria Bingung Jualan Gado-gado
Senin, 07 Agu 2006 14:55 WIB
Jakarta - Sebagian korban penggusuran di Jl Mangga Besar I, Jakarta Barat, masih bertahan di sebuah masjid di sebelah lokasi gusuran. Mereka mengandalkan bantuan makanan warga sekitar.Ketika didatangi detikcom, beberapa ibu sedang memasak di dapur umum di belakang masjid di bawah terpal biru. Ada juga yang mencuci pakaian di satu-satunya kran yang masih berfungsi di antara puing-puing 34 rumah gusuran.Ada sekitar 20 orang yang mengungsi di masjid ini. Kaum pria duduk di depan masjid sementara anak-anak kecil bermain di sekitar mereka. Seorang korban gusuran, Maria (56), tidak tahu ke mana harus pergi."Saya sudah tua, seumur-umur saya tinggal di sini. Kalau saya pergi biasa dengan suami saya, tapi sekarang sudah meninggal," katanya dengan mata berkaca-kaca.Maria dan warga lainnya bersikeras untuk bertahan hingga ada ganti rugi Rp 5 juta per meter persegi tanah mereka. Akibat digusur, Maria tidak bisa mencari nafkah sebagai penjual gado-gado."Tidak ada tempatnya. Mau dagang juga tidak ada modalnya," ujar Maria lirih.15 Polisi dari Polres Jakbar terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi penggusuran. Lokasi penggusuran ini persis di sebelah Gereja Kristus Yesus.
(fay/)











































