Tokoh Buddha dan 6 Warga Gusuran Masih Diperiksa Polisi
Senin, 07 Agu 2006 14:19 WIB
Jakarta - Tokoh Buddha Lies Sungkharisma dan 6 warga gusuran masih terus diperiksa di Mapolres Jakarta Barat. Mereka diperiksa menyusul perusakan pagar tanah gusuran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.6 Korban gusuran ini adalah Handoko (48), Syaiful (26), Arifin (22), Agus Syahroni (17), Suparman (52), dan Agus Suratman (41). Mereka adalah warga Jl Belimbing, Mangga Besar."Saya di sini masih diperiksa saja, belum tahu kelanjutannya bagaimana," ujar Handoko di Mapolres Jakarta Barat, Jl S Parman, Senin (7/8/2006).Saat diwawancarai, Handoko dan 5 temannya berada di ruang tunggu Subnit I Kejahatan Kekerasan Polres Jakbar. Sementara Lies terus menjalani pemeriksaan. Pada pukul 13.55 WIB, polisi meminta mereka semua masuk ke ruang pemeriksaan dan bergabung dengan Lies.Sejauh ini belum ada keterangan dari pihak kepolisian mengenai status hukum mereka, apakah masih sebagai saksi atau ditetapkan sebagai tersangka. Wartawan tidak diizinkan berada di sekitar ruang pemeriksaan.Kasus ini bermula ketika Lies dan 6 warga Mangga Besar pada Minggu 6 Agustus kemarin, baru saja pulang dari Aksi Sejuta Umat di Kedubes AS. Saat mereka pulang, mereka mendapati tanah mereka yang digusur sudah dipasangi pagar oleh Trantib.Puluhan warga yang emosi merobohkan pagar pembatas tersebut. Aksi mereka dilihat polisi yang kemudian mengamankan 7 warga, termasuk Lies.
(fay/)











































