Kota Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap Tebal

Kota Pekanbaru Kembali Diselimuti Asap Tebal

- detikNews
Senin, 07 Agu 2006 13:39 WIB
Pekanbaru - Ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (7/8/2006) kembali diselimuti asap tebal. Namun aktivitas warga masih berjalan normal. Kegiatan di bandara juga berlangsung seperti biasa. Cuaca di Pekanbaru sejak pukul 06.30 WIB, hingga pukul 12.30 WIB, tampak mendung. Sinar matahari terhalang oleh tebalnya kabut asap yang ditimbulkan dari aktivitas pembakaran hutan dan lahan di Riau. Dari data yang dihimpun detikcom di Kantor Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Bapedalkan Riau, Jl Thamrin, Pekanbaru, diketahui dalam sepekan ini sebaran titik api mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada awal Agustus, berdasarkan pantuan satelit NOAA, jumlah titik api hanya terdapat 10 titik. Pada tangal 5 Agustus, sebaran titik api terus meningkat hingga 103 titik. Sedangkan pantuan terakhir pada 6 Agustus, titik api terus bertambah menjadi 238 titik. Sebaran titik api ini terjadi di seluruh kabupaten dan kota se Riau. Masing-masing, Kabupaten Bengkalis 30 titik api, Kampar 22 titik api, Dumai 14 titik api, Pekanbaru 1 titik api, Indragiri Hilir (Inhil) 31 titik api, Indragiri Hulu (Inhu) 33 titik api, Rokan Hilir (Rohil) 23 titik api, Kuantan Singingi (Kuansing) 11 titik api, Rokan Hulu (Rohul) 14 titik api, dan Siak 19 titik api. Berdasarkan data Bapedalda Riau, saat ini tim pemadam kebakaran hutan dari Provinsi dan Kabupaten sedang melakukan upaya pemadaman di lapangan. Kawasan perkebunan masyarakat dan perusahaan di wilayah perbatasan kabupaten Inhil dan Inhu terbakar seluas 1.000 hektar. Api diperkirakan muncul awalnya dari areal perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. Selanjutnya api menjalar ke areal perkebunan sawit milik sebuah perusahaan. Saat ini tim rekasi cepat pemadaman api dari provinsi dan tim Manggala Agni dari kedua kabupaten tersebut, tengah berupaya melakukan pemadaman api sejak 4 Agutus lalu. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads