Panglima: Pengiriman Relawan Jihad Tidak Terkait TNI
Senin, 07 Agu 2006 13:37 WIB
Jakarta - Pendaftaran relawan jihad ke Palestina dan Libanon terus digalang. Namun, Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto menegaskan pengiriman relawan jihad untuk melawan Israel bukan di bawah kendali TNI."Itu di bawah kendali mereka sendiri, bukan TNI. Saya tidak tahu karena itu tidak terkait TNI dan kita menyiapkan dari prajurit TNI saja," kata Suyanto.Hal ini disampaikan Suyanto usai menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Utama di kantor Dephan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2006).Namun demikian, Suyanto belum dapat memastikan waktu pengiriman pasukan TNI. "PBB belum memutuskan. Sidangnya saja belum putus kapan akan mengeluarkan rekomendasi. Mungkin dua tiga hari ke depan kita masih menunggu itu," ujarnya.Bagaimana dengan jaminan keamanan bagi TNI? "Keputusan saja belum, kita tunggu PBB, baru pemerintah akan menyikapinya. Lalu pemerintah akan menugaskan TNI. Jadi TNI hanya menyiapkan pasukan saja. Kalau dalam konteks untuk menjaga perdamaian, kita akan kirim pasukan," terang Suyanto.Pendaftaran jihad ke Palestina dan Libanon salah satunya digalang oleh Forum Umat Islam saat demo di Kedubes AS, 4 Agustus. Salah satu relawan yang mendaftar adalah Abu Jibril, tokoh dari Majelis Mujahidin Indonesia.Relawan jihad juga digalang di sejumlah daerah seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Makassar dan Gerakan Pemuda Islam (GPI) di Pontianak dan lain sebagainya.
(aan/)











































