Agung Berharap Kasus Senjata Koesmayadi Tidak Sampai Pansus
Senin, 07 Agu 2006 12:22 WIB
Jakarta -
Ketua DPR Agung Laksono berharap pengungkapan kasus penyimpanan senjata oleh Waaslog KSAD Alm Brigjen TNI Koesmayadi tidak berlanjut ke pembentukan panitia kerja (panja) atau panitia khusus (pansus)."Kita hindari keinginan pembentukan panja dan pansus. Kita percaya integritas TNI serta laporan-laporannya nanti. Kita singkirkan dulu keinginan itu," ujar Agung Laksono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/8/2006).Dijelaskannya lagi, agar tidak sampai ke pembentukan panja dan pansus, maka TNI harus membuka secara luas hasil temuannya. Temuan-temuan TNI itu juga harus bisa diterima secara rasional."Ukuran tidak dibentuk panja dan pansus maka TNI harus terbuka atas hal-hal yang terkait dengan sumber-sumber dan mengapa ini bisa terjadi," tegas Agung.Karena saat ini DPR sedang masa reses, Agung meminta penyampaian temuan oleh TNI dilakukan secara terbuka kepada publik atau melalui surat khusus kepada DPR. "Atau nanti bisa disampaikan dalam raker yang akan datang dengan Komisi I," imbuh dia.Pihak Puspom TNI berjanji akan membeberkan hasil penyelidikannya soal senjata di kediaman Koesmayadi itu pada Agustus ini. Sudah ratusan sipil maupun saksi militer yang diperiksa.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































