Antisipasi Meluapnya Lumpur Panas, Tanggul Tol Diperkuat

Antisipasi Meluapnya Lumpur Panas, Tanggul Tol Diperkuat

- detikNews
Minggu, 06 Agu 2006 21:25 WIB
Sidoarjo - Masih soal lumpur panas Sidoarjo. Ketika para elit sedang bertengkar soal siapa yang harus bertanggungjawab dari kejadian lumpur panas, warga di sekitar Tol Surabaya-Gempol KM 38 terus mengkhawatirkan ancaman meluapnya lumpur berwarna coklat kehitam-hitaman tersebut.Selain itu untuk mengamankan arus jalan Tol Surabaya-Gempol, warga akhirnya meninggikan dan menguatkan tanggul supaya tidak jebol.Sementara itu untuk mengatasi rembesan air lumpur dari balik tanggul, dilakukan penyedotan supaya tidak mengganggu kelancaran arus lalu-lintas jalan tol. Namun dikarenakan terdapat aktifitas perbaikan tanggul, arus tol akhirnya tetap tersendat."Peniningian tanggul untuk membendung arus lumpur supaya tidak melebar ke mana-mana," kata Komandan Pleton 1 Kompi C Yon Zipur V, Letnan Satu CZI Supa'at di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (7/8/2006).Selain meninggikan tanggul disekitar tol, PT Lapindo Brantas dan tim terpadu dari Yon Zipur V juga melakukan peninggian tanggul di sekitar Desa Siring, Kecamatan Porong. Tepatnya di kolam penampungan satu dan sekitar jembatan layang Siring. Tanggul kolam penampungan satu yang sebelumnya hanya setinggi 5 meter, hari ini ditambah menjadi 7 meter, ketebalan tanggul juga diperkuat menjadi 5 meter.Sementara itu peninggian tanggul di Desa Reno Kenonggo, Jatirejo, Kedung Bendo juga terus berlangsung. Hingga berita ini diturunkan arus tol masih normal dua arah hanya saja khuisus yang dari Gempol menuju Surabaya hanya bisa dilewati satu lajur. Ini dikarenakan ada aktifitas peninggian tanggul. (ahm/)


Berita Terkait