Polisi Sita 'Basoka' Demonstran di Kedubes AS
Minggu, 06 Agu 2006 15:25 WIB
Jakarta - Aksi para demonstran yang mengecam agresi militer Israel di Libanon memang unik. Bahkan ada seorang pria yang membawa replika basoka segala. Dengan gagah, pria ini membawa basoka yang terbuat dari pipa paralon dan dibungkus dengan kertas koran berdemo ke Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Minggu (6/8/2006)pukul 14.30 WIB.Dari kejauhan pipa paralon yang dicat warna hitam ini memang sekilas mirip basoka asli. Kelakukan pria yang mengenakan baju merah ini dianggap polisi keterlaluan. Akhirnya polisi pun menyita basoka pria itu. Untung, polisi berbaik hati tidak menahan sang Rambo."Kalau dilihat masyarakat dunia, kan itu seperti beneran dan dianggap Indonesia bebas bawa senjata, jadi kami sita," ujar Kapolres Jakpus Kombes Pol Bambang Hermanu kepada detikcom di Kedubes AS.Si Rambo memakai masker anti gas dan membawa poster bertuliskan "Save Palestine and Libanon From Israel Nuclear."Setelah barangnya disita polisi, pria ini memperhatikan hamparan bendera Israel dan mulai menginjak-injaknya.Sementara itu ribuan orang mulai berdatangan ke Kedubes AS. Mereka juga membawa spanduk berukuran 8 x 5 meter. "Rakyat Indonesia Bersatu Untuk Perdamaian. To the US Stop Double Standard," begitu tulisan di spanduk itu.Saat ini belum ada satu pun koordinator aksi yang mulai berorasi di depan Kedubes karena mereka masih menunggu massa lainnya dari Bundaran HI.Polisi sendiri menyiagakan sekitar 2.000 personel untuk menjaga Kedubes. Polisi didatangkan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat.
(ddn/)











































