Puluhan Ribu Orang Peringati 61 Tahun Bom Hiroshima
Minggu, 06 Agu 2006 12:35 WIB
Hiroshima - Sekitar 45.000 orang memadati Taman Peringatan Perdamaian di Hiroshima untuk memperingati 61 tahun jatuhnya bom nuklir milik AS di kota itu.Mereka mengheningkan cipta pada pukul 08.15 waktu setempat, persis saat pesawat Enola Gay B-29 menjatuhkan bom nuklir pertama di dunia pada Perang Dunia II.Walikota Hiroshima Tadatoshi Akiba kembali menegaskan komitmen Jepang kepada dunia, meminta dunia bebas dari senjata nuklir.Bom nuklir yang jatuh di Hiroshima menewaskan lebih dari 140.000 orang dan menyebabkan ribuan orang lainnya mengalami cacat fisik karena terkena radiasi. Pejabat pemerintah dari 35 negara lain ikut hadir dalam peringatan ini."61 tahun berselang, negara yang memiliki senjata iblis dan diperbudak oleh senjata nuklir semakin bertambah," ujar Akiba dalam pidatonya seperti dilansir News.com.au, Minggu (6/8/2006).Akiba menambahkan kotanya dan korban yang selamat sudah lama berjuang supaya senjata nuklir dihilangkan dari muka bumi."Namun tampaknya pemimpin dunia masih terus mengabaikan seruan ini," ujarnya prihatin.Peringatan 61 tahun bom Hiroshima terjadi di tengah-tengah memuncaknya ketegangan di Korea Utara akibat krisis nuklir di negara itu.Pyongyang dilaporkan membangun pangkalan rudal bawah tanah di semenanjung timur pantai Korea. Targetnya Jepang dan fasilitas militer AS di Jepang.Negara komunis itu membunyikan alarm baru ketika meluncurkan 7 rudal balistiknya pada 5 Juli. Rudal-rudal itu meluncur dari Pantai Jepang (pantai timur).Jumat lalu, 41 korban yang selamat berhasil memenangkan putusan pengadilan Hiroshima. Dengan adanya putusan itu warga yang rata-rata berusia 62-94 tahun akhirnya mendapat status sebagai korban selamat dan berhak atas santunan dari pemerintah Jepang.
(ddn/)











































