761 Warga Filipina dan Sri Lanka Dievakuasi Dari Libanon
Minggu, 06 Agu 2006 00:15 WIB
Damaskus - Organisasi Migrasi Internasional (IOM) berhasil mengevakuasi 761 warga negara Filipina dan Sri Lanka yang terjebak di Libanon. Mereka kini berada di Suriah untuk mencari perlindungan."Kami sudah mengevakuasi 761 warga negara Filipina dan Sri Lanka dengan menggunakan 22 bus menuju perbatasan di Aarida," jelas juru bicara IOM Jean-Philippe Shauzy, seperti dilansir AFP, Sabtu (5/8/2006).Evakuasi ini sempat tertunda ketika Jumat 4 Juli kemarin, pesawat-pesawat tempur Israel membombardir sejumlah jembatan yang menghubungkan jalan antara Beirut menuju Tripoli dan perbatasan Aarida yang menuju Suriah.Shauzy menambahkan, sejak pecah perang antara Israel dengan Hizbullah, IOM telah mengevakuasi 5.700 warga negara asing. Saat ini masih ada 6.000 lainnya yang masih menunggu dievakuasi.Sebagian besar WNA yang dievakuasi berada di Suriah untuk menunggu pemulangan ke negaranya masing-masing. Sebagian besar warga negara Asia yang berada di Libanon bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Oleh majikannya ada yang diperbolehkan untuk mengungsi sedangkan beberapa lainnya dipaksa untuk tetap tinggal."Bahkan ada beberapa dari mereka ada yang ditinggalkan begitu saja oleh majikannya yang mengungsi," tandas Shauzy.
(bal/)











































