707 Siswa Pandai Tapi Tak Mampu Lulus SPMB

707 Siswa Pandai Tapi Tak Mampu Lulus SPMB

- detikNews
Sabtu, 05 Agu 2006 08:45 WIB
Jakarta - Mimpi kuliah di universitas negeri, tidak hanya dinikmati orang yang mempunyai uang. Karena siswa tak mampu pun diundang untuk ikut Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB). Alhasil kegembiraan lulus SPMB juga dirasakan mereka."Dari 1.089 siswa tak mampu yang kita undang, sebanyak 707 atau 40 persen lulus. Dan mereka tidak ikut bimbingan belajar," kata Sekretaris pengurus pusat SPMB, Susmalija Soewondo, saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (5/8/2006).Menurutnya, sejak awal panitia SPMB mempunyai program menjaring siswa-siswa pandai dari seluruh SMU yang ada di Indonesia. Prosesnya pihak sekolah yang mengajukan kemudian disaring kembali oleh panitia SPMB."Mereka gratis sama sekali dan tidak kita kenakan biaya formulir Rp 150 ribu, bahkan kita beri uang transport dan makan Rp 100 ribu," ucap Susmalija.Kampus-kampus favorit berhasil ditembus mereka. Dan para siswa ini juga tak perlu risau untuk membiayai uang kuliah tahun pertama."Ada yang diterima di ITB, UI, Unair dan yang lainnya. Jurusannya juga ada yang di kedokteran. Kita juga membantu biaya kuliah mereka sepenuhnya pada tahun pertama," urainya.Sementara itu untuk SPMB tahun 2006 ini, tercatat 88.278 mahasiswa baru lulus SPMB, dari 339.816 yang mendaftar. Jumlah rincian yang siswa yang lulus, untuk jurusan IPA 45.391 dan IPS 42.887 siswa."Yang lulus lebih banyak dari tahun kemarin, untuk jurusan yang banyak peminat masih kedokteran, tekhnik, hukum dan akuntan," tuturnya.Untuk tahun ini ada 3 penambahan perguruan tinggi yang menjadi pilihan, yaitu Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, UIN Malang dan UIN Yogya. Untuk tahun ini pun Susmalija mengaku SPMB berjalan lancar."Memang masih ada kecurangan, masih ada joki. Tapi perbaikan akan terus kita lakukan," tandasnya.Tepat pukul 23.59 WIB, Jumat 4 Agustus hasil seleksi SPMB diumumkan serentak melalui situs http//www.hasil.spmb.or.id. Sebelumnya para peserta melaksanakan tes seleksi pada 5-6 Juli. (ndr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads