Ungkapan Perasaan Calon Mahasiswa Tak Lolos SPMB

Ungkapan Perasaan Calon Mahasiswa Tak Lolos SPMB

- detikNews
Sabtu, 05 Agu 2006 02:12 WIB
Jakarta - Kecewa dan sedih, kembali dialami Prima Putra. Untuk kali kedua, dia gagal masuk universitas favorit pilihannya. Ya, pil pahit harus ditelannya kembali karena tak lolos Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB)."Kayak mana ya perasaannya, sedih juga. Apalagi ini yang kedua kalinya," katanya saat dihubungi detikcom di Dumai, Riau, Sabtu (5/8/2006).SPMB tahun ini, Putra mendaftar di Universitas Riau dan mencoba mengadu nasib memilih jurusan Ilmu Ekonomi. Tapi karena gagal dia harus mencari tempat kuliah lain."Saya akan mencoba program diploma jurusan perpajakan. Kalau itu tak tembus juga, saya akan masuk Universitas Islam Riau karena disana saya sudah diterima," tuturnya getir.Sebenarnya, Putra telah kuliah di Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung. Namun karena merasa jurusan yang diambil terlalu berat, dia ingin pindah."Setahun ini saya kuliah di Itenas, tapi teknik sipil terlalu berat, saya ingin ganti jurusan," tambahnya.Perasaan jauh berbeda dialami Tuti. Gadis asal Medan ini mengaku tidak terpukul sama sekali, bahkan dia tidak ambil pusing ketika tahu tidak lolos SPMB.Tuti beralasan, dirinya telah diterima di Akademi Perawat Elisabet yang merupakan pilihan favoritnya. Meski dia lolos SPMB pun dirinya tak akan mengambilnya."Saya nggak diterima, tapi ya tidak apa-apa. Saya sudah diterima di Akper Elisabet dan saya lebih memilih itu," imbuh Tuti.Tuti mengetahui tak lolod SPMB saat dia dan teman-temannya mengakses situs resmi SPMB. Menurutnya tak ada satupun dari mereka yang lolos SPMB. Sementara Putra, mendengar kabar sedih ini dari temannya.Peserta dapat mengetahui pengumuman SPMB dari situs resmi www.hasil.spmb.or.id dan memasukkan nomer peserta. Jika peserta lolos, maka akan muncul data di universitas mana peserta diterima beserta jurusannya. Namun bila tidak lolos, akan muncul tulisan "Maaf! Nomor peserta tidak terdapat dalam daftar peserta yang diterima. Atau dapat juga melalui koran yang terbit Sabtu (5/8/2006). (ken/)


Berita Terkait