Kangen dan Ingin Ngobrol, Mbah Marijan Datangi Rumah Riswandha
Jumat, 04 Agu 2006 19:03 WIB
Yogyakarta - Bagi Mbah Maridjan, juru kunci Gunung Merapi, sosok Prof Dr Riswandha Imawan bukan orang asing. Ia sangat mengenal Riswandha karena guru besar UGM ini sering naik Gunung Merapi. "Saya kenal dengan Pak Riswandha sejak tahun 70, karena Pak Riswandha sering naik gunung. Saya sudah lama gak ketemu. Saya kangen rindu dengan Pak Riswandha dan pengin ngobrol-ngobrol. Tapi saya kemudian dapat kabar lagi sudah meninggal," kata Mbah Marijan.Pernyataan tokoh lereng Gunung Merapi ini disampaikan saat melayat di kediaman rumah duka, Jalan Tongkol No 5 Perumahan Minomartani, Kalasan Sleman, Jumat (4/8/2006).Mbah Marijan datang pukul 17.15 WIB bersama dengan dua orang rekannya. Kemudian ia salat jenazah di tempat Riswandha di semayamkan. Ia kemudian istirahat dan kembali pulang ke kediamannya, Kinahrejo, Cangkringan, Sleman.Kiprah Riswandha di aktivitas alam bebas memang sudah dilakukan sejak muda. Sewaktu masih menjadi mahasiswa, ia mendirikan mahasiswa pecinta alam Fisipol UGM dengan nama KPALH Setrajana. Aktivitasnya ini membuat ia sering naik gunung, termasuk ke Merapi dan bertemu dengan Mbah Marijan. Bahkan salah satu buku yang ditulis Riswandha bercerita tentang Merapi dan aktivitas desa Kinahrejo, tempat Mbah Marijan tinggal.Riswandha dikenal sebagai pendaki yang tangguh. Ada kenangan yang cukup monumental, yakni posisi fotonya tersenyum naik sepeda di puncak Garuda, puncak tertinggi Gunung Merapi.
(jon/)











































