Jaksa Agung: Riwayat Hidup Koruptor Juga Ditayangkan di TV

Jaksa Agung: Riwayat Hidup Koruptor Juga Ditayangkan di TV

- detikNews
Jumat, 04 Agu 2006 17:10 WIB
Jakarta - Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh mengatakan, penayangan buron kasus korupsi di televisi bukan hanya wajah atau gambarnya saja. Akan tetapi juga menyangkut riwayat hidup mereka.Hal ini disampaikan Abdul Rahman Saleh di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Jumat (4/8/2006)."Jadi kayak jejak infotainmen. Saya minta Pak Hendarman Supandji mengumpulkan data-datanya, si A rumahnya di mana, kampungnya di mana dan pekerjaannya apa. Kita akan shoot rumahnya, terakhir tinggal di mana," kata Arman, sapaan akrab Jaksa Agung.Dia mengaku tawaran itu berasal dari salah satu televisi. Sayangnya Arman tidak menyebutkan stasiun televisi yang mana dengan alasan takut disangka mempropagandakan stasiun televisi tersebut. "Kalau stasiun televisi swasta perhitungannya lebih bisnis. Kalau televisi mau menyiarkan semua ya terima kasih. Kita mau mencari yang tidak bayar. Kita mau yang gratis," jelas dia.Menurutnya, penayangan di televisi merupakan salah satu cara untuk menginformasikan kepada masyarakat agar mengetahui dan bisa melaporkan ke kejaksaan.Arman juga mengaku sudah menghubungi Menkominfo dan ternyata mendukung rencana penayangan tersebut. "Saya sudah telepon beliau. Beliau bilang mendukung dan mau ikut ngomong. Mudah-mudahan tidak bayar," jelas Arman.Sebelumnya Jampidsus Hendarman Supandji mengatakan, akan menayangkan wajah para terpidana maupun tersangka korupsi yang melarikan diri di televisi. Penayangan itu agar masyarakat mengetahaui dan dapat melaporkan ke polisi atau kejaksaan jika melihat buronan itu. (san/)


Berita Terkait