Deplu: Kalau Punya Niat Baik ke Libanon, Ya Bismillah, Pergi Saja
Jumat, 04 Agu 2006 13:39 WIB
Jakarta - Dikabarkan 3 WNI akan terbang ke Libanon untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Namun Deplu belum memiliki informasi tentang itu."Kalau punya niat baik untuk pergi ke sana, ya bismillah, pergi saja," ungkap Jubir Deplu Desra Percaya dalam media briefing di kantornya, Jalan Pejambon 6, Jakarta Pusat, Jumat (4/8/2006).Desra menyatakan, dia bisa memahami bila ada WNI yang hendak pergi ke daerah konflik. "Kami sangat memahami perasaan yang mereka alami saat ini, sama seperti perasaan yang dialami pemerintah. Pemerintah juga kecewa, marah dan frustrasi dengan kenyataan di lapangan. Kami sangat memahami itu," kata Desra.Desra menegaskan, hingga kini pihak Deplu belum menerima satu pun informasi resmi berapa jumlah WNI yang akan berangkat ke sana. "Kami hanya mendengar-mendengar saja, tapi tidak ada informasi resmi yang sampai ke kita sampai pagi ini tentang berapa jumlah WNI yang berangkat ke sana," bebernya.Menurut Desra, banyak cara yang sebenarnya dilakukan untuk membantu perjuangan rakyat Palestina dan Libanon. Misalnya dengan pengumpulan dana kemanusiaan dan membantu rehabilitasi dan rekonstruksi. Namun demikian, pemerintah tidak melarang atau menganjurkan warganya untuk pergi ke daerah konflik."Saya juga orang Islam. Kalau mereka punya niat baik untuk pergi ke sana, jangan diteriakkan ke mana-mana. Dengan mengucap bismillah, ya pergi saja," tegasnya. Apakah itu bentuk pengizinan pemerintah pergi ke Libanon? "Saya tidak menyatakan mempersilakan. Tapi pemerintah tidak melarang dan tidak juga menganjurkan," jawab diplomat berkepala plontos ini.Mengenai 3 WNI berangkat ke Libanon besok untuk memberi bantuan ke Libanon, Desra belum menerima informasi dan data tentang hal tersebut.
(nrl/)











































