AS Tawarkan Program Early Warning System untuk Sumut
Jumat, 04 Agu 2006 01:02 WIB
Medan - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menawarkan program early warning system bagi Sumatera Utara (Sumut) untuk mengantisipasi banyaknya korban akibat gempa dan tsunami.Tawaran bantuan itu disampaikan Konsul Amerika Serikat untuk Medan, Sean B Stein, saat bertemu dengan Gubernur Sumut Rudolf M Pardede di Kantor Gubernur, Jl Diponegoro, Medan, Kamis (3/8/2006).Kabid Humas Pimpinan Sumut ML Tobing yang turut hadir dalam pertemuan itu menjelaskan, bantuan AS ini diberikan karena lambatnya pesan atau peringatan dini yang disampaikan kepada masyarakat.Umumnya, gempa dan tsunami diketahui setelah terlebih dahulu menelan korban jiwa dan materi. "Dengan adanya sistem peringatan dini ini diharapkan jika akan terjadi bencana gempa dan tsunami akan dapat diatasi tanpa menimbulkan banyak korban. Alat ini merupakan suatu sistem yang bisa membantu tugas kemanusiaan, yang tujuannya penyelamatan jiwa manusia," kata Tobing. Sistem peringatan dini 'Asia Pasific Early Warning Tsunami Centre' ini berpusat di Hawaii, AS. Selain di Hawaii, sistem ini juga terdapat di Colorado, AS.Dengan adanya sistem ini, akan mudah diketahui kapan terjadinya gempa yang disusul dengan tsunami. Ditambahkannya, gempa yang disusul tsunami di Pulau Sumatera berbeda dengan kejadian yang terjadi di Pulau Jawa. Asia Pasifik Early Warning Tsunami Centre yang berpusat di Hawaii ini nantinya akan menyampaikan pesan atau peringatan dini kepada Pemprov Sumut, bila akan terjadi gempa yang disusul gelombang tsunami.Nantinya, badan ini akan melakukan kontak atau komunikasi melalui Badan Meteorologi dan Geofisika maupun Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam dan Pengungsi yang berpusat di kantor gubernur, jika akan terjadi gempa dan tsunami.
(fjr/)











































